INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 40 pegawai negeri sipil (PNS) dari Seleksi CPNS 2021 masuk di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) KBB, Asep Sodikin mengatakan, pihaknya baru mendapat formasi khusus Satpol PP KBB.
Menurutnya, hal tersebut sangat luar biasa lantaran puluhan PNS tersebut memilih instansi Satpol PP sesuai keinginan mereka sendiri.
"Ini luar biasa karena mereka bukan PNS yang dipindahkan dari instansi lain," katanya yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) KBB saat ditemui, Senin 13 Juni 2022.
Ia berharap, para PNS yang memilih formasi khusus di Satpol PP ini bisa lebih menjiwai dan profesional lantaran merupakan pilihan sendiri.
"Secara psikologis tentunya lain, dan ini diharapkan bisa memberikan dampak positif kepada yang lain," ujarnya.
Menurutnya, para PNS ini sudah melalui berbagai tes yang cukup sulit dan panjang. Alhasil, merekalah orang-orang terpilih.
"Untuk keseluruhan PNS dari hasil tes CPNS tahun 2021 di KBB ada sebanyak 106 orang. Di Satpol PP ada sekitar 40 orang dan sisanya di OPD lain," sebutnya.
Ia menilai, hal ini pun juga menjadi kado ulang tahun KBB, sekaligus menjadi titik awal agar mereka bisa lebih profesional.
"Kami juga akan mencoba melakukan tes guna meningkatkan kapasitas keahlian bagi para PNS baru di KBB," ujarnya.
Ia menyebut, pihaknya bakal segera menggagas capacity building bagi para PNS dengan menggandeng Universitas Langlang Buana (Unla).
"Kita harapkan dari sisi keilmuan para PNS ini lebih paham. Kalau istilah TNI/Polri itu ada kesamaptaan. Tentunya barangkali nanti ada yang bisa diambil," ujarnya.
Sementara itu, Hilman salah seorang lulusan PNS dari formasi khusus Satpol PP mengaku, formasi khusus Satpol PP merupakan pilihannya sendiri lantaran pada saat itu formasi yang dibuka di KBB ada lima.
"Ada ilmu hukum, ilmu administrasi, ilmu manajemen, ilmu pemerintahan dan ilmu administrasi negara," katanya.
Ia mengungkapkan, lantaran formasi yang dibuka sesuai dengan jurusan kuliahnya, yakni ilmu pemerintahan dirinya pun mencoba mendaftar.
"Alhamdulillah, saya bisa masuk peringkat 4, meski saya hanya belajar mengikuti try out secara online," ungkapnya.
Ia menambahkan, meski dirinya berasal dari Kabupaten Bandung, namun dirinya ingin membantu Pemda KBB untuk meningkatkan PAD.
"Paling penting saya bakal menegakkan Perda yang ada," pungkasnya.*** (agus satia negara).