Sekolah Cianjur Beralih Daring
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cianjur - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum sepenuhnya memberi ruang bagi aktivitas warga Cianjur. Selama butiran abu masih terlihat turun dan memenuhi udara, ruang belajar anak-anak pun untuk sementara dipindahkan dari sekolah ke rumah.
Pemerintah Kabupaten Cianjur menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan. Kebijakan itu diambil untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik yang dalam dua hari terakhir masih cukup tebal.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan keselamatan dan kesehatan anak didik menjadi pertimbangan utama. Aktivitas masyarakat, terutama anak usia sekolah, perlu dibatasi selama kondisi udara belum sepenuhnya aman.
Pemkab Cianjur kemudian menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memberikan kewenangan kepada sekolah untuk menggelar pembelajaran secara daring selama abu vulkanik masih terlihat turun di wilayah Cianjur.
“Kami memberikan kebijakan pihak sekolah untuk menggelar PJJ atau daring guna memastikan kesehatan anak didik tidak terganggu karena selama dua hari terakhir abu vulkanik yang jatuh di Cianjur masih cukup tebal,” katanya, seperti dikutip dari ANTARA.
Bagi para siswa, perubahan itu berarti kembali belajar dari ruang yang lebih dekat dengan keluarga. Buku dan tugas tetap berjalan, tetapi tanpa keharusan datang ke sekolah. Aktivitas di luar rumah untuk sementara ditekan demi menghindari paparan abu.
Pemerintah daerah juga mengingatkan warga yang masih harus beraktivitas di luar rumah agar menerapkan protokol kesehatan, terutama dengan menggunakan masker.
“Penerapan berlaku mulai hari ini sampai beberapa hari ke depan, bagi yang tetap menggelar diminta menerapkan protokol kesehatan pada siswa dan guru agar terhindar dari paparan abu vulkanik,” katanya.
Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin mengatakan kebijakan tersebut berlaku selama dua hari berdasarkan SE Bupati Cianjur. Setelah itu, kondisi akan dievaluasi bersama pihak terkait untuk memastikan apakah keadaan sudah cukup aman dan abu vulkanik tidak lagi turun. (gin)
Editor : Inilahkoran

