Serahkan Sertifikasi Orientasi 1.200 PPPK, Pemkab Bandung Tegaskan Komitmen Bangun ASN Berkarakter
Pemkab Bandung menegaskan komitmennya membangun ASN yang berkarakter, berintegritas, dan profesional melalui penyerahan Sertifikat Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemkab Bandung menegaskan komitmennya membangun ASN yang berkarakter, berintegritas, dan profesional melalui penyerahan Sertifikat Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2025.
Penyerahan sertifikat dilaksanakan di Gedung Moh Toha, Soreang, Senin 15 Desember 2025, dan diikuti 1.200 ASN PPPK di lingkungan Pemkab Bandung. Kegiatan mengusung tema “ASN Berkarakter dan Berintegritas: Dedikasi, Disiplin, dan Tanggung Jawab dalam Pengabdian Memberikan Pelayanan yang Lebih Bedas.”
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, orientasi dan sertifikasi PPPK bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi pembentukan budaya kerja ASN yang cepat, adaptif, dan bertanggung jawab terhadap pelayanan publik.
“Hari ini menjadi penanda penting bagi pembentukan karakter ASN. Birokrasi memiliki tanggung jawab besar terhadap pelayanan masyarakat, sehingga harus mampu beradaptasi dan meninggalkan citra birokrasi yang lambat,” kata Dadang.
Dadang menekankan, dalam birokrasi pemerintahan saat ini tidak ada lagi sekat senior maupun junior, melainkan kompetensi sebagai ukuran utama. Menurutnya, PPPK adalah bagian integral dari pemerintah daerah yang berperan langsung sebagai pelaksana kebijakan.
“Sebagai PPPK, saudara adalah bagian dari pemerintah. Hilangkan pandangan bahwa birokrasi itu lambat. Birokrat adalah pelaksana dalam suatu proses, maka kita harus sigap dan profesional,” ujarnya.
Dadang juga mendorong PPPK untuk bersikap kritis namun tetap terkendali, menjunjung integritas, serta berani menjaga aturan dan perundang-undangan dalam pelaksanaan tugas.
“Integritas adalah fondasi utama ASN,” katanya.
Lebih lanjut, Dadang mengingatkan bahwa menjadi PPPK adalah bentuk komitmen pengabdian yang harus dilandasi ketulusan dan nilai spiritual. Ia mengajak seluruh PPPK meniatkan pekerjaan sebagai ibadah agar mampu menghadirkan pelayanan publik yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Jika kita bekerja dengan tulus dan ikhlas sebagai ibadah, maka akan muncul aura positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Sebagai upaya penguatan moral dan pencegahan potensi penyimpangan, Pemkab Bandung melalui BKPSDM secara rutin menyelenggarakan siraman rohani bagi ASN setiap pekan.
Dadang kembali menegaskan pentingnya pemahaman dan implementasi visi misi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas oleh seluruh PPPK. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesetaraan PPPK dengan ASN.
Editor : Doni Ramdhani

