Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih 3 Penghargaan PR Indonesia Awards 2026
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi korporasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi korporasi. Dalam ajang PR Indonesia Awards 2026, PNM berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus.
Dalam malam penganugerahan tersebut, PNM meraih Gold Winner pada kategori Insan PR sektor Anak Usaha BUMN.
Tak hanya itu, PNM juga menyabet Silver Winner kategori Owned Media subkategori Video Profile serta Bronze Winner kategori Program Komunikasi Social Responsibility (SR) subkategori Community Based Development.
Ajang PRIA 2026 diikuti ratusan peserta dari berbagai sektor. Tercatat sebanyak 158 karya disubmit oleh kementerian, lembaga, BUMN, anak usaha BUMN, korporasi swasta, pemerintah daerah, BUMD hingga perguruan tinggi. Ketatnya persaingan menunjukkan meningkatnya kualitas praktik komunikasi di Indonesia.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengatakan penghargaan ini menjadi refleksi kerja nyata seluruh insan perusahaan dalam membangun komunikasi yang tak sekadar informatif, tetapi juga berdampak.
"Bagi kami, komunikasi bukan sekadar menyampaikan pesan, melainkan menghadirkan dampak. Apa yang dikomunikasikan harus mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh insan PNM yang terus konsisten menjaga kepercayaan publik melalui karya dan kolaborasi yang tulus," ujar Dodot.
Menurutnya, apresiasi dari PRIA 2026 menjadi pengakuan atas komitmen PNM dalam mengelola komunikasi yang berdampak dan berkelanjutan.
Komunikasi perusahaan disebut tidak berhenti pada narasi, melainkan hidup dalam perubahan nyata yang dirasakan para nasabah dan masyarakat luas.
Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM menegaskan komitmennya untuk terus memastikan setiap pesan sejalan dengan misi sosial perusahaan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya bagi perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia. ***
Editor : Gin gin T Ginulur


