Tak Cuma Lokal, Produsen Sayuran Asal Lembang Amazing Farm Pasarkan Sayuran ke Berbagai Negara
Sayuran menjadi salah satu komoditas yang tetap diminati di tengah tantangan seperti inflasi, penurunan daya beli, dan ketidakpastian pasar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - sayuran menjadi salah satu komoditas yang tetap diminati di tengah tantangan seperti inflasi, penurunan daya beli, dan ketidakpastian pasar.
Pasalnya, ketersediaan sayuran segar di pasar lokal tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi pilihan yang lebih ekonomis bagi banyak keluarga. Bahkan, dengan pola konsumsi yang berubah masyarakat lebih cenderung mencari bahan makanan yang sehat dan terjangkau.
Alhasil, usaha sayuran sebagai salah satu sektor yang tidak hanya bertahan, tetapi juga beradaptasi dan menemukan peluang baru di tengah krisis ekonomi.
Seperti halnya yang dilakukan produsen sayuran Amazing Farm yang berlokasi di Jalan Cisaroni, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Tak hanya berhasil memasarkan secara lokal, UKM yang terdaftar di bawah PT Momenta Agrikultura ini juga telah berhasil mengekspor produk sayurannya ke berbagai negara.
Selain itu, produsen sayuran yang berdiri sejak 1998 ini juga menjadi perusahaan pertama yang menggunakan greenhouse secara komersial untuk menanam sayuran dengan teknologi aeroponik. Sekaligus, salah satu pelopor dalam memproduksi sayuran hidroponik dan berbagai produk olahan makanan holtikultura sehat dan segar.
"Produk sayuran dan buah-buahan kami sudah diekspor ke berbagai negara dan disuplai ke supermarket di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Semarang, dan Palembang," kata General Manager Produksi Amazing Farm, Deddy, Kamis 23 Januari 2025.
Deddy menuturkan, gagasan mendirikan Amazing Farm berawal dari keyakinan bahwa Indonesia memiliki potensi
besar untuk mengembangkan pertanian modern.
"Bahkan di tengah krisis moneter 1998 dulu sektor pertanian terbukti menjadi sektor yang tangguh menghadapi resesi," tuturnya.
Dengan inspirasi dari praktik pertanian modern di luar negeri, jelas Deddy, Amazing Farm memulai uji coba pertanian
aeroponik di Lembang. Bahkan, memperluas jenis produk hortikultura seperti paprika, tomat, zucchini, labu siam, dan
lainnya.
"Produk-produk kami tidak hanya berasal dari kebun mereka sendiri tetapi juga dari kebun
mitra dengan warga sekitar yang dikelola dengan standar tinggi," jelasnya.
Pada tahun 2005, sambung Deddy, Amazing Farm mulai mengekspor paprika ke Singapura. Menurutnya, ekspor ini terus berkembang mencakup produk seperti kabocha, buncis, dan zucchini ke negara lain seperti Brunei Darussalam.
Deddy menyebut, dengan teknologi NFT (Nutrient Film Techniques), Amazing Farm memproduksi produk sayuran hingga 4 ton setiap harinya. Kendati demikian, tantangan logistik masih menjadi kendala utamanya.
“Kami menghadapi biaya transportasi tinggi, kesulitan menjangkau daerah terpencil, dan tantangan menjaga kualitas produk selama pengiriman," sebutnya.
"Namun dengan adanya inovasi dan dukungan teknologi canggih seperti layanan logistik dingin Ninja Cold,
produk Amazing Farm tetap segar hingga ke tangan konsumen, baik di pasar lokal maupun internasional," sambungnya.
Sementara itu, Chief of Strategy Ninja Xpress, Stephen Roy Imantaka mengatakan, Hari Gizi Nasional merupakan momentum penting untuk mendorong konsumsi makanan sehat di Indonesia.
"Termasuk, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengadopsi pola hidup sehat melalui konsumsi makanan sehat dan bergizi," katanya.
Stephen menyebut, melalui kerja sama antara petani, pemerintah, logistik dan masyarakat, Ninja Xpress melalui layanan Ninja Cold berkomitmen untuk terus berupaya menjadi mitra logistik terpercaya bagi pelaku industri makanan sehat di Indonesia.
"Dengan layanan Ninja Cold, kami memastikan produk segar seperti sayuran, buah, dan makanan olahan tetap dalam kondisi terbaik hingga ke tangan konsumen," sebutnya.
Layanan Ninja Cold merupakan bagian dari solusi manajemen rantai pasok B2B Restock (Ninja B2BR), yang dirancang untuk mendukung pengiriman produk dingin seperti sayuran, daging, dan makanan olahan. Saat ini, Ninja Cold sudah beroperasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.***
Editor : JakaPermana


