Tak Diangkut Berbulan-bulan, Sampah di Kelurahan Utama Cimahi Selatan Menggunung
Berbulan-bulan tak diangkut, sampah di dua RW Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan menumpuk
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tumpukan sampah menggunung di wilayah RW12 dan RW15 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Rabu (17/6/2026) jadi sorotan semua pihak.
Betapa tidak, sampah di kawasan Kelurahan Utama, Cimahi Sleatan tersebut sudah berbulan-bulan menumpuk lantaran tak kunjung diangkut.
"sampah di wilayah RW12 dan RW15 ini menjadi prioritas penanganan kami karena sudah mengendap selama beberapa bulan," kata Lurah Utama, Sri Astuti, Rabu (17/6/2026).
Selain menindaklanjuti surat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, jelas Sri, penanganan harus segera dilakukan agar tumpukan sampah ini tidak menimbulkan bau, banjir dan penyakit.
Menurutnya, proses cleanup tumpukan sampah lama di RW12 dan RW15 tak bisa hanya mengandalkan tenaga manual.
“Clean up harus menggunakan alat berat seperti beko agar lebih cepat dan tuntas. Volume sampah sudah menumpuk dan memadat,” tuturnya.
Oleh karena itu, Kelurahan Utama melakukan sinergi dan koordinasi dengan PT. Ginatex yang berada di wilayah dan pihak perusahaan bersedia meminjamkan alat berat beko untuk membantu pengangkutan dan pembersihan tumpukan sampah.
“Alhamdulillah PT. Ginatex responsif. Kolaborasi seperti ini yang kita butuhkan,” ucapnya.
Dengan kombinasi pemilahan sampah dari rumah, patroli Jumat bersama jajaran kelurahan, dan bantuan alat berat, pihaknya optimistis target zero sampah bisa tercapai.
"Kami menargetkan Kelurahan Utama ini bisa zero sampah, salah satu upaya yang kita lakukan dengan sosialisasi secara masif ke seluruh RW," sambungnya.
Setiap rumah, lanjut Sri, diwajibkan untuk melakukan pemilahan sampah sementara dengan menggunakan dua kantung kresek yang berbeda warna, yakni untuk jenis sampah organik dan anorganik.
"Pemilahan dari rumah tangga ini menjadi kunci penting mengurangi tumpukan sampah baik ke TPS maupun ke TPA," imbuhnya.
Tak cuma itu, untuk memastikan programnya berjalan, setiap Jumat seluruh pegawai Kelurahan Utama staf hingga lurah wajib turun langsung ke wilayah untuk turut memantau, mengedukasi warga dan mengecek hasil pemilahan sampah.
"Sementara untuk staf pelayanan tetap siaga di kantor untuk melayani warga yang mengurus administrasi," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti


