Tak Hanya Bantu Lestarikan, Unjani Cimahi Bakal Kembangkan Citarum Bisa Dikomesialisasi Masyarakat 

Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi sebagai salah satu unsur yang berada dalam konsep pentahelix tergugah untuk berkontribusi melestarikan sungai Citarum

Tak Hanya Bantu Lestarikan, Unjani Cimahi Bakal Kembangkan Citarum Bisa Dikomesialisasi Masyarakat 

INILAHKORAN, Cimahi - Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi sebagai salah satu unsur yang berada dalam konsep pentahelix tergugah untuk berkontribusi melestarikan Sungai Citarum yang memiliki  sepanjang 269 kilometer tersebut.

Tak hanya sosialisasi soal program Citarum Harum, Unjani pun bakal menggerakkan dosen dan mahasiswa dari berbagai jurusan dan bidang ilmu untuk hadir di sini sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Mungkin ada ide dari teman-teman Fakultas Ekonomi Bisnis yang bisa memberikan nilai komersial di Citarum Harum ini," kata Rektor Unjani, Hikmahanto Juwana kepada wartawan.

Dengan begitu, menurut Hikmahanto, masyarakat tidak seolah-olah dipaksa untuk menjaga kelestarian lingkungan. Namun, keinginan untuk memiliki pun tumbuh dari mereka sendiri.

"Karena mungkin dengan adanya nilai komersial ini tentu masyarakat harus bahu membahu dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan," tuturnya.

Hikmahanto menilai, hal tersebut tentu yang akan membuat semua pihak sustain atau terus berlangsung.

"Kita tidak ingin apa yang sudah dimulai Satgas. Namun, karena Satgas sudah tidak ada kondisi kembali seperti semula," ucapnya.

"Jadi ini yang harus kita pikirkan. Terutama dari teman-teman Ekonomi Bisnis juga bisa memikirkan," tambahnya.

Selain itu, lanjut Hikmahanto, dari teman-teman Fakultas Teknik Kimia juga bisa melakukan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan bagaimana mengolah limbah, air yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat yang kemarin-kemarin ini dianggap sebagai tempat sampah tadi.

"Jadi ini yang akan kita lakukan dan saya sudah sampaikan bahwa inovasi-inovasi yang sudah dilakukan terutama para dosen ini bisa jadi bahan penelitian untuk dimasukkan ke dalam jurnal," paparnya.

"Bahkan, bagi mereka untuk bisa mendapatkan jabatan fungsional yang lebih tinggi dan mudah-mudahan bisa jadi guru besar," sambungnya.

Sebab, kata Hikmahanto, semua bahan penelitian ada di sini (sungai Citarum), sehingga tidak perlu jauh-jauh melaksanakan pengabdian masyarakat dan efeknya pun jelas ada.

"Tidak hanya melakukan pengabdian kepada masyarakat dan masyarakat ada kebutuhan untuk itu," imbuhnya.

Lebih lanjut Hikmahanto menuturkan, para dosen pun bisa mendapatkan trikle down effect, sehingga diharapkan dengan adanya Unjani di Sektor 8 Citarum Harum bisa menarik masyarakat untuk mengirimkan putra putrinya ke Unjani.

"Untuk target jangka pendek yang akan dilakukan, yakni penanaman pohon dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan melakukan pembersihan terhadap Citarum Harum," tuturnya.

Meski begitu, pihaknya mengakui tidak bisa melakukan langkah besar lantaran pengelolaan sudah dilakukan Satgas Sektor 8 Citarum Harum.

"Kita hanya membantu bagian-bagian tertentu," imbuhnya.

Upaya lain yang bakal pihaknya lakukan, lanjut Hikmahanto, dengan mengubah paradigma masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai juga penting. 

"Makanya, kita akan turun teman-teman dari penyuluhan kesehatan masyarakat, hukum supaya mereka paham bahwa kalau mereka membuang sampah sembarangan itu sebenarnya melanggar hukum," paparnya.

Kemudian, mengedukasi bahwa membuang sampah sembarangan itu akan mempengaruhi kesehatan individu dan masyarakat. 

"Jadi itu yang ingin kita lakukan. Bahkan, nanti ada juga Fakultas Psikologi yang akan mencoba melihat perilaku masyarakat agar bisa diubah, sehingga masyarakat yang menganggap sungai itu sebagai tempat sampah yang besar bisa mengubah pola pikir menjadikan tempat mereka bergantung untuk hidup dan keberlangsungan hidup mereka," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti