Tak Terbukti Bersalah dalam Sidang, Nadiem: Kasus Ini Memang Unik

Nadiem Anwar Makariem sebut kasus yang dihadapinya unik karena tetap disalahkan meski bukti tak bersalah.

Tak Terbukti Bersalah dalam Sidang, Nadiem: Kasus Ini Memang Unik
Nadiem Anwar Makarim.

INILAHKORAN, Bandung - Pada hari ini, Selasa, 23 Juni 2026, Nadiem Anwar Makarim kembali menjalani sidang kasus korupsi Chromebook.

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024 Nadiem Anwar Makarim menyebut tidak ada satu pun niat jahat yang terbukti dalam persidangan kasusnya hari ini.

"Sebab memang tidak pernah ada. kasus ini memang unik, karena ketimpangan barang bukti yang begitu mencolok," tutur Nadiem saat membacakan duplik (tanggapan terhadap replik) dalam sidang.

Seluruh interaksinya dengan tim tercatat dalam semua grup WhatsApp sejak menjabat sebagai Menteri menurut Nadiem.

Menurut Nadiem, bertumpuk bukti pesan, dokumen, dan kesaksian bahwa niat baik mendampingi program pengadaan Chromebook dari awal sampai akhir.

Nadiem juga membaca ulang transkrip pesan Whatsapp dengan timnya di Kemendikbudristek saat masih di rumah tahanan.

Sepanjang membaca ulang pesan yang sudah berumur 5 tahun tersebut selama seminggu, Nadiem mengaku tanpa sadar menangis dan menjatuhkan tetesan air mata ke berbagai lembar pesan itu.

"Saya menangis bukan karena kebebasan saya dirampas, tetapi karena saya terharu dengan dedikasi dan idealisme tim saya yang tercatat dalam ribuan halaman itu," ujarnya.

Nadiem menyadari saat itu kejujuran dan kebenaran akan sulit dibendung. Dunia akan melihat yang sebenarnya dan hal itu yang terjadi dalam persidangan kasus Chromebook.***


Editor : Irma Nurfajri