Terbang Tinggi dari Hambalang

Terbang Tinggi dari Hambalang
LOKASI PARALAYANG: Lokasi baru olahraga paralayang di Bukit Hambalang di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/11).(ANTARA/HO-PANITIA XCCH)

INILAH, Bogor - Hamparan alam Bukit Hambalang di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, kini menawarkan pengalaman berbeda. Dari kawasan perbukitan ini, para pilot paralayang mulai menemukan ruang baru untuk mengasah kemampuan terbang lintas alam atau cross country (XC).

Lokasi tersebut mulai dimanfaatkan komunitas paralayang sebagai tempat latihan. Salah satu kegiatan perdananya adalah Cross Country Camp Hambalang (XCCH) edisi pertama yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Pilot senior paralayang Michael Pinehas Tagi mengatakan, kegiatan itu dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pilot dalam penerbangan lintas alam.

Bukan sekadar mengudara, peserta juga dibekali kemampuan membaca kondisi penerbangan dan memahami aspek keselamatan.

"XCCH edisi pertama ini kita adakan sebagai sarana untuk meningkatkan ilmu dalam terbang XC paralayang," kata Michael seperti dikutip dari ANTARA, Senin (2/11).

Kegiatan yang diselenggarakan Perkumpulan Paralayang Hambalang Indonesia 19 tersebut diikuti 20 peserta. Mereka datang dari sejumlah daerah, mulai dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, hingga Palembang.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik langsung di lapangan.

Materi tidak hanya berkaitan dengan teknik penerbangan, tetapi juga kemampuan menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi saat beraktivitas di alam terbuka.

Tim Rumah Sakit Royal Progress memberikan pelatihan bantuan hidup dasar dan penanganan trauma.

Sementara itu, tim Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Aranyacala Universitas Trisakti Jakarta memperkenalkan teknik dasar penyelamatan vertikal atau basic vertical rescue.

Materi tersebut kemudian dipraktikkan peserta dengan pendampingan instruktur.

Pembekalan ini menjadi bagian penting untuk memperkuat kesiapan pilot, mengingat olahraga paralayang memiliki risiko yang perlu diantisipasi melalui pengetahuan dan keterampilan keselamatan.

Michael yang menjadi ketua pelaksana kegiatan merupakan pilot senior asal Jakarta. Dia telah mengikuti dan menjuarai sejumlah kompetisi penerbangan lintas alam di Indonesia.

Di sisi lain, Flying Site Paralayang Hambalang Indonesia 19 merupakan lokasi baru yang mulai diaktifkan komunitas paralayang, khususnya pilot dari Jakarta dan Bogor.

(gin)


Editor : Inilahkoran