The Cave, Sensasi Baru Makan dalam Gua ala Cappadocia Turki di The Lodge Maribaya Lembang
Bagi anda pecinta kuliner, tak lengkap rasanya jika tak mencoba sensasi makan di restoran dengan konsep goa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Bagi anda pecinta kuliner, tak lengkap rasanya jika tak mencoba sensasi makan di restoran dengan konsep goa.
Namun tak perlu khawatir, sebab restoran ini tidak benar-benar berada dalam goa melainkan didesain laiknya seperti sebuah gua ala Cappadocia Turki.
Didominasi warna putih, coklat dan terracota, restoran berkonsep goa ini diberi nama the cave dan terletak di dalam area The Lodge Maribaya, lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Restoran the cave ini sengaja dibuat sebagai pelengkap area baru yang dibuka oleh pengelola The Lodge Group di tahun 2023.
"Di libur lebaran ini kita ada restoran yang baru buka namanya the cave dengan desainnya yang seperti goa," kata Director Marketing Communications The Lodge Group, Puji Fauziah belum lama ini.
"Di depannya ada pemandangan balon udara yang bisa dinikmati kita menyebutnya The Lodge Hot Air Balloon," sambungnya.
Ia menyebut, pengunjung bakal dibawa dalam sebuah suasana Cappadocia yang kental lantaran di dalamnya dihadirkan desain interior restoran dalam goa penuh dengan ornamen khas Turki.
Tak hanya itu, sambung dia, sajian menu yang ditawarkan pun menambah pengalaman unik yang tak terlupakan.
"Kalau tamu-tamu yang kasih feedback ke kita, sensasi (santap makanan) di goa ini seperti berada di Cappadocia, Turki," ungkapnya.
Tak hanya menu makanan eropa, sebut dia, restoran dalam goa ini juga menyajikan kopi lokal yang ditanam di lahan sekitar Teh Lodge Maribaya.
"Aroma kopi tersebut tak kalah nikmat saat diseruput sembari memandang belasan balon udara di depan goa," sebutnya.
Menurutnya, dari sekian banyak menu, pizza menjadi sajian andalan selain menu-menu western dan indonesian.
Sebab, cita rasa pizza yang khas ala Turki menambah sensasi seakan berada di Cappadocia.
"Menu andalan kita di sini pizza. Perbedaan dengan area tempat makan lain pilihan western food lebih banyak," tuturnya.
"Untuk makanannya kita suguhkan dari mulai Pizza, makanan turki, indonesian menu lalu ada coffee," sambungnya.
Selain menikmati resto ala Turki, lanjut dia, pengunjung juga bisa mencoba sejumlah wahana lain yang tak kalah ekstrem dengan balon udara.
"Kemudian, wisatawan juga bisa berswafoto dibantu oleh petugas yang terlatih untuk menjamin keamanan wahana," ucapnya.
Menurutnya, hadirnya wahana baru dan tempat-tempat kuliner baru ini menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung ke obyek wisata yang berdiri di tebing dengan pemandangan dinding hutan pinus yang memesona.
"Kalau melihat data libur lebaran kemarin terhitung dari tanggal 22 sampai 26 April, kunjungan wisata meningkat sampai 60 persen. Atau sekitar 2.000 pengunjung per hari," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana


