Tiga Nama Satu Kursi

Tiga Nama Satu Kursi
FOTO BERSAMA: Ketua Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi bersama Sekda Ajat Rochmat Jatnika dan Ketua Kadin Kabupaten Bogor periode 2021-2026 Sintha Dec Checawaty.

Oleh: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Pergantian kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor mulai memasuki babak baru. Tiga nama kini berada di garis depan untuk memperebutkan satu posisi yang akan menentukan arah dunia usaha Bumi Tegar Beriman lima tahun ke depan.

Mereka adalah Hilal Firmansyah, Ridwan Rusliadi, dan Suhajji Jompa. Ketiganya resmi menjadi calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor periode 2026-2031.

Salah satu dari mereka nantinya akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan dari Sintha Dec Checawaty, yang memimpin Kadin Kabupaten Bogor pada periode 2021-2026. Pertarungan menuju kursi ketua itu mulai terlihat dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) IX Kadin Kabupaten Bogor.

Namun, kontestasi tersebut tidak sekadar soal siapa yang memperoleh suara terbanyak.

Ada harapan agar ketua terpilih mampu membawa dunia usaha berjalan beriringan dengan pemerintah daerah.

Ketua Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi mengatakan, dirinya telah bertemu dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Dalam pertemuan tersebut, Rudy menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan kepada Kadin Jawa Barat dan peserta Mukab.

Sebelumnya, Almer mengaku sempat meminta nama calon dari Bupati Bogor sebagai bahan referensi.

Namun, Rudy memilih tidak mengarahkan pilihan.

“Tadinya saya minta ke Bupati Rudy Susmanto nama calon ketua Kadin Kabupaten Bogor sebagai referensi, namun ia malah menyerahkan sepenuhnya ke Kadin Jawa Barat dan peserta untuk memilih dari tiga calon sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bogor,” kata Almer di Ballroom Harris Hotel and Convention Cibinong City Mall, Rabu, 1 September 2026.

“Yang terpilih, nanti saya bawa langsung ke Bupati Bogor untuk nantinya bersama- sama dan berkolaborasi membangun Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Bagi Almer, pilihan akhirnya harus melahirkan sosok terbaik. Bukan hanya mampu memimpin organisasi, tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

(gin)


Editor : Inilahkoran