Tiga Pelaku Pembunuhan Pemuda di Arcamanik Ditangkap, Ini Dia Motifnya

Tiga orang pelaku pembunuhan terhadap seorang pemuda di Arcamanik Kota Bandung sudah diamankan polisi motifnya pun terkuak

Tiga Pelaku Pembunuhan Pemuda di Arcamanik Ditangkap, Ini Dia Motifnya
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung saat ungkap kasus pembunuhan pemuda di Arcamanik.

INILAHKORAN, Bandung - Unit Reskrim Polsek Arcamanik, berhasil meringkus tiga orang pelaku pembunuhan terhadap pemuda bernama Oki Krisman (24). Ketiga pelaku yang diamankan diantaranya berinisial MIA, ROT, dan VS.

Seperti diketahui pemuda berinisial OKM (24), tewas jadi korban pembunuhan dengan kondisi penuh luka. Jasadnya ditemukan di Jalan Pengairan, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, pada Sabtu 21 Mei 2022, malam hari.

"Motif para pelaku (pembunuhan) ini, karena selisih paham dengan korban," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung, saat ungkap kasus, di Mapolrestabes, Senin  30 Mei 2022.

Baca Juga: Pelaku Pembantaian Pemuda di Arcamanik Bandung Buron, Polisi Terus Lanjutkan Perburuan

Aswin mengatakan para pelaku dan korban saling mengenal. Saat kejadian korban dihabisi oleh para pelaku, ada satu orang lainnya yang jadi korban. Ialah Yudi, ia menderita luka sabetan.

Saat kejadian, korban Yudi sempat melarikan diri, dan berhasil selamat dari pengeroyokan tersebut.

"Barang bukti yang kita amankan, ada samurai, stik baseball dan masih banyak lainnya," katanya.

Baca Juga: Pemuda Tewas Dibantai di Arcamanik Bandung, Kondisi Jasadnya Mengenaskan

Saat ini polisi masih mengejar satu orang lainnya yang sudah masuk dalam DPO. Sementara untuk para pelaku yang sudah diamankan, polisi menerapkan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman pidana diatas lima tahun.

Seperti diketahui pemuda berinisial OKM (24), tewas dengan kondisi penuh luka. Jasadnya ditemukan di Jalan Pengairan, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, pada Sabtu 21 Mei 2022, malam hari.

Jasadnya ditemukan tak jauh dari rumahnya. Warga setempat, Ade (67), pun mengaku tak mengetahui secara pasti terjadinya peristiwa itu.

Baca Juga: Akhirnya Polisi Ciduk 8 Pelaku Penganiayaan dan Pembunuhan di Kampung Ceuri Katapang

"Warga gak ada yang tau. Saya juga gak tau. Kalau tau mah bakal dicegah," kata dia, ketika ditemui di lokasi pada Minggu (22/5/2022).

Wartawan pun menemui keluarga korban, yang rumahnya tak jauh dari lokasi. Ibunda korban, Evalina (52), mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika korban yang sedang berkumpul di kediamannya bersama sejumlah temannya didatangi oleh diduga pelaku berinisial B. Orang tersebut, datang dengan beberapa temannya sambil membawa samurai.

Korban dan pelaku kemudian terlibat cekcok hingga terjadi penusukan yang mengenai sejumlah bagian tubuh korban. Setelah menusuk korban, para pelaku kemudian melarikan diri. Pembunuhan itu diduga memang telah direncanakan oleh para pelaku.

"Kata polisi, ada sekitar tujuh luka tusukan di tubuhnya," kata Evalina, saat ditemui di waktu yang sama. (Cesar Yudistira)  


Editor : inilahkoran