Tiga Rute Anyar KA di Jabar Diluncurkan, Bey Machmudin Harap Mampu Dongkrak Sektor Pariwisata 

Tiga Rute Anyar KA di Jabar Diluncurkan, Bey Machmudin Harap Mampu Dongkrak Sektor Pariwisata 
Hadirnya KA Pangandaran dan KA Papandayan, kata Bey Machmudin, diharapkan dapat mendongkrak pariwisata di Jabar. Walaupun saat ini diakuinya, pemerintah tengah mematangkan titik dan potensi pariwisata untuk ditawarkan kepada masyarakat. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menyambut baik hadirnya tiga rute anyar KA yang diluncurkan Rabu 25 Januari 2024.

Hadirnya KA Pangandaran dan KA Papandayan, kata Bey Machmudin, diharapkan dapat mendongkrak pariwisata di Jabar. Walaupun saat ini diakuinya, pemerintah tengah mematangkan titik dan potensi pariwisata untuk ditawarkan kepada masyarakat.

"Terima kasih, karena telah membuka jalur baru. Tentu kami menyambut baik. Sebetulnya kami masih menyiapkan potensi pariwisata Jabar, tapi lebih dulu PT KAI menyiapkan armadanya menuju ke sini (tiga rute anyar KA)," ujarnya.

Lebih lanjut Bey Machmudin mengungkapkan, pihaknya juga akan berupaya melalui dinas terkait untuk menyiapkan feeder armada dari stasiun kereta api ke tempat wisata, agar memudahkan masyarakat untuk berkunjung.

Tak hanya itu, dia juga meminta kepada pemerintah kota/kabupaten untuk turut mendukung hadirnya kereta api, agar kian ramai sekaligus memassifkan upaya penggunaan transportasi publik guna menekan kemacetan.

"Menyiapkan feeder atau shuttle ke tempat wisata ataupun dari stasiun. Tentunya kami akan mendukung. Nanti kalau Pak Pj Bupati Garut dan Ibu Wali Kota Banjar mau ketemu saya, harus tunjukkan karcis kereta. Kalau enggak, tidak akan saya terima. Tentunya dengan dioperasikannya Kereta Papandayan dan Pangandaran, akan memperkuat konektivitas antar kota dan dwerag di Jawa Barat," imbuhnya.

Selain itu sambung Bey Machmudin, juga menjadi pondasi awal membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat secara merata, serta memudahkan mobilitas warga.

"Membuka lebih banyak lagi pintu peluang untuk pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan mobilitas penduduk," tuturnya.

Terlebih di Garut, selain potensi wisata alam, juga kaya akan kuliner yang patut didukung. Tinggal kata Bey Machmudin, melakukan penataan khususnya adanya oknum yang melakukan pungli di tempat wisata.

Maka dari itu pihaknya akan mendorong Pemkab Garut untuk mengambil tindakan, agar tidak ada lagi pungli. Sehingga memberi rasa aman dan nyaman bagi pengunjung yang datang.

"Saya banyak menerima laporan, masih banyak pungli parkir. Kami meminta Pj Bupati (Garut) untuk segera membereskannya," sambungnya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan tiga kereta api baru yaitu KA Papandayan Ekspres relasi Garut-Gambir (PP), KA Pangandaran relasi Banjar-Gambir (PP) dan KA Malabar, keberangkatan pagi hari relasi Bandung-Malang (PP) pada Rabu tanggal 24 Januari 2024. 

Peluncuran KA Papandayan dalam rangka memberikan pilihan perjalanan KA kepada pelanggan KA khususnya dari Stasiun Garut ke Gambir yang selama ini hanya dilayani oleh KA Cikuray relasi Garut-Cibatu-Kiaracondong-Pasarsenen.

Adapun peluncuran KA Pangandaran memberikan pilihan bagi pelanggan KA dari arah Jakarta menuju Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, hingga Banjar atau sebaliknya. Sementara KA Malabar yang sebelumnya keberangkatan dari Stasiun Bandung hanya pukul 17.20 WIB, saat ini ditambah keberangkatan pagi pukul 09.50 WIB menuju Stasiun Malang.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan, KAI terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui peluncuran 3 KA baru tersebut. Peluncuran KA-KA baru ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga semakin banyak alternatif pilihan bepergian menggunakan kereta api. Ketiga KA tersebut terdiri dari 2 kelas layanan yaitu Kelas Eksekutif dan Kelas Ekonomi.

Tarif KA Papandayan dibanderol dengan harga Rp252.000 untuk kelas eksekutif, dan Rp156.000 untuk kelas ekonomi. Adapun tarif KA Pangandaran dibanderol dengan harga Rp296.000 untuk kelas eksekutif, dan Rp180.000 untuk kelas ekonomi. Sementara untuk tarif KA Malabar keberangkatan pagi dibanderol dengan harga Rp420.000 untuk kelas eksekutif, dan Rp240.000 untuk kelas ekonomi. Tarif tersebut merupakan tarif promo 20 persen yang berlaku hingga 31 Januari 2024.

Peresmian peluncuran tiga rute anyar KA itu dilaksanakan pada Rabu 24 Januari 2024 di Stasiun Garut pada pukul 12.30 WIB. 

Berikut jadwal keberangkatan 3 KA baru tersebut:

1. KA Papandayan: 
- Berangkat dari Stasiun Garut pkl 12.30 WIB, tiba di Stasiun Gambir pkl 17.45 WIB (berangkat dari Stasiun Bandung pkl 15.00 WIB)
- Berangkat dari Stasiun Gambir pkl 06.30 WIB, tiba di Stasiun Garut pkl 11.20 WIB (tiba di Stasiun Bandung pkl 09.15 WIB)

2. KA Pangandaran:
- Berangkat dari Stasiun Banjar pkl 16.55 WIB, tiba di Stasiun Gambir pkl 00.49 WIB (berangkat dari Stasiun Bandung pkl 22.00 WIB).
- Berangkat dari Stasiun Gambir pkl 09.30 WIB, tiba di Stasiun Banjar pkl 16.25 WIB (tiba di Stasiun Bandung pkl 12.15 WIB)

3. KA Malabar:
- Berangkat dari Stasiun Malang pkl 05.40 WIB, tiba di Stasiun Bandung pkl 17.58 WIB
- Berangkat dari Stasiun Bandung pkl 09.50 WIB, tiba di Stasiun Malang pkl 22.55 WIB

"KAI terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan KA. Dioperasikannya KA Pangandaran dan Papandayan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat dari Jakarta, Bandung ke wilayah Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran atau sebaliknya sehingga dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, budaya, dan perekonomian di Jawa Barat,” kata Didiek.

Reservasi tiket tiga rute anyar KA tersebut untuk keberangkatan tanggal 24 Januari 2024 sudah dapat dilayani dan dipesan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi yang bekerjasama dengan KAI mulai 22 Januari 2024. (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani