Urai Kemacetan Lalu Lintas di Bojonggede, BPTJ dan Dishub Kabupaten Bogor Lakukan Secara Bertahap
Guna mengurai kemacetan lalu lintas di Bojonggede, BPTJ mengharapkan adanya pembebasan lahan untuk dijadikan sky bridge.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bojonggede - Guna mengurai kemacetan lalu lintas di Bojonggede, BPTJ mengharapkan adanya pembebasan lahan untuk dijadikan sky bridge.
Selain itu, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pun mengharapkan Dishub Kabupaten Bogor menerapkan rekayasa arus lalu lintas satu arah di ruas jalan tersebut guna mengurai kemacetan lalu lintas di Bojonggede.
Direktur Prasarana BPTJ Jumardi mengatakan, rekayasa arus lalu lintas satu arah itu harus dilakukan Dishub Kabupaten Bogor demi mengurai kemacetan lalu lintas di Bojonggede. Terutama di saat pagi dan malam hari karena tingginya mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Evaluasi Taring Ompong Perbup Jam Operasional Truk Tambang
"Pembangunan sky bridge yang rencananya akan kami lelang di April mendatang bukan hanya solusi satu-satunya mengurai kemacetan lalu lintas di Bojonggede. Tetapi juga harus ada rekayasa arus lalu lintas satu arah," kata Jumardi kepada wartawan, Kamis 10 Maret 2022.
Ia menambahkan, BPTJ dengan dana investor hanya melakukan pembangunan sky bridge. Sedangkan, penataan atau revitalisasi Terminal Bojonggede merupakan wewenang Dishub Kabupaten Bogor atau Pemkab Bogor.
"Kalau Terminal Bojonggede mau direvitaliasi atau ditata, itu tergantung Dishub atau Pemkab Bogor," tambahnya.
Baca Juga: Tinggi Muka Air Katulampa 0 cm Lantaran Belum Ada Kiriman Air dari Puncak
Sementara itu, Sekretaris Dishub Kabupaten Bogor Muslim Akbar mengaku jajarannya sedang melakukan tahapan pembebasan lahan kurang lebih 280 meter di dekat Terminal Bojonggede, target waktu pembebasan lahan tersebut ialah di akhir Bulan Marer ini.
"Mudah-mudahan kami bisa membebaskan lahan lebih dari 280 meter, sesuai target yang diberikan oleh BPTJ sebelumnya," ucap Muslim.
Ia menerangkan, selama proses pembangunan sky bridge yang menghubungkan Terminal dengan Stasiun Bojonggede, Terminal Bojonggede akan dikaji atau dimodifikasi fungsi atau peruntukannya.
Baca Juga: Tingkatkan Pembelian Beras Carita Makmur, Kadustanhorbun Harap Pegawai BUMD Ikut Membeli
Sedangkan, penataan atau revitalisasi Terminal Bojonggede akan dilakukan setelah tuntasnya pembangunan sky bridge, atau paling cepat pada 2023 mendatang.
"Langkah penguraian kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Bojonggede ini akan kami lakukan secara bertahap, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran," tukas Muslim. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


