Wali Kota Bandung Dukung Bandung Digital Safety Forum 2026
Wali Kota Bandung M Farhan mendukung Bandung Digital Safety Forum 2026 yang digelar 29 Oktober dengan agenda penguatan keamanan digital dan UMKM.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Bandung Digital Safety Forum (BDSF) 2026 yang akan digelar di Kota Bandung pada 29 Oktober 2026.
Sebagai bentuk dukungan, Farhan menyediakan Pendopo Wali Kota Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan forum yang mengangkat isu keamanan digital tersebut.
Dukungan itu disampaikan Farhan saat menerima audiensi Ketua PWI Jawa Barat terpilih Tantan Sulthon Bukhawan bersama Jurnalis Hukum Bandung (JHB) selaku panitia penyelenggara BDSF 2026.
Dalam audiensi yang berlangsung pada Rabu (2/9/2026) malam tersebut, Farhan tampak antusias menyimak pemaparan panitia mengenai latar belakang dan tujuan pelaksanaan Bandung Digital Safety Forum 2026.
Farhan juga memastikan akan menghadiri forum seminar yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober 2026 tersebut.
Dalam audiensi itu, PWI Jawa Barat dan JHB menjelaskan bahwa BDSF 2026 dirancang sebagai forum kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan masyarakat, meningkatkan kepercayaan dalam transaksi digital, serta memperkuat ketahanan UMKM di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
BDSF 2026 tidak hanya dikemas sebagai seminar, tetapi juga menjadi forum aksi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan. Dua menteri Kabinet Merah Putih direncanakan menjadi narasumber utama, yakni Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto.
Forum tersebut juga akan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Pemerintah Kota Bandung, aparat penegak hukum, PPATK, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), akademisi, perbankan, serta pelaku industri teknologi.
Rangkaian Bandung Digital Safety Forum 2026
Untuk memberikan manfaat langsung kepada sekitar 150 hingga 300 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, mahasiswa, komunitas, dan pemerintah, BDSF 2026 menghadirkan sejumlah program interaktif.
Sesi ini akan membahas berbagai persoalan keamanan transaksi digital, mulai dari financial scam, judi online, hingga penanganan rekening yang digunakan sebagai penampung dana hasil kejahatan.
Live Digital Fraud Demonstration
Peserta akan mendapatkan edukasi melalui simulasi mengenai modus penipuan digital, seperti deepfake, voice cloning, phishing, hingga pemalsuan bukti transfer.
UMKM Digital Safety Class
Program ini memberikan pelatihan praktis bagi pelaku UMKM untuk mengamankan akun bisnis, memisahkan rekening pribadi dan usaha, serta melakukan verifikasi transaksi digital.
Digital Safety Clinic
Peserta dapat berkonsultasi secara langsung mengenai keamanan digital dengan perbankan, regulator, operator seluler, dan praktisi hukum siber.
Bandung Digital Safety Commitment
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan deklarasi gerakan bersama untuk memperkuat edukasi, verifikasi transaksi, dan perlindungan konsumen di Jawa Barat.
Melalui semangat “Aman bertransaksi, cerdas memverifikasi, dan cepat merespons insiden”, Bandung Digital Safety Forum 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus membangun rasa aman di ruang siber Indonesia.
Editor : Ahmad Sayuti

