Warga Desa Cimekar Menerim 234 Bidang Sertifikat Tanah Gratis dari Program PTSL Kantor ATR/BPN Kab Bandung
Ratusan warga Desa Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung menerima sertipikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung, tahun 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang-Ratusan warga Desa Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung menerima sertipikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (Ptsl) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung, tahun 2025.
Kepala Kantor ATR/ BPN Kabupaten Bandung,Iim Rohiman mengatakan, penyerahan sertipikat tanah dari program Ptsl 2025 di Desa Cimekar ini terdapat 234 bidang tanah milik masyarakat. Sertipikat tersebut, diserahkan langsung kepada para pemiliknya oleh Satgas tim Ptsl di Kantor Desa Cimekar Kecamatan Cileunyi, pada Rabu 17 September 2025 kemarin.
"Warga penerima sangat gembira dan bersyukur karena tanah miliknya ada sertipikatnya. Ini sangat penting untuk menjamin dan menjaga hak kita sebagai bukti kepemilikan. Alhamdulilah mereka juga sangat berterimakasih kepada kami dari Kantor ATR/BPN Kabupaten Bandung dan juga kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus mendukung program Ptsl," kata Iim di Soreang, Kamis 18 September 2025.
Warga penerima sertipikat dari program Ptsl di Kantor ATR/BPN mengaku gembira dan sujud syukur. Karena sekarang, ia telah mengantongi bukti kempemilikan yang sah atas tanah miliknya. Apalagi, program Ptsl ini tidak dipungut biaya serta dilaksanakan di kantor-kantor desa setempat.
"Sebenarnya dari dulu ingin mensertipikatkan tanah saya ini. Tapi karena enggak ada biaya dan untuk menuju Kantor ATR/BPN di Soreang sangat jauh perjalanannya, nah kalau ini kan petugas BPN nya yang datang ke desa-desa. Jadi kami sangat berterimakasih serta bersyukur," kata Ade salah seorang penerima program Ptsl di Desa Cimekar.
Ketua tim Ptsl Kantor ATR/BPN Kabupaten Bandung, Cecep kusnadi menambahkan, pembagian sertipikat gratis ini terus diberikan kepada warga sampai target 2025 ini selesai. Untuk itu diharapkan peran aktif dari lSatgas desa agar terus bersinergi dengan Satgas di ATR/ BPN agar permohonan sertipikat melalui Ptsl yang kurang lengkap persyaratannya dapat dipenuhi dengan benar sehingga dapat mempercepat proses penerbitan sertipikat.
"Saya berpesan kepada warga yang sudah pegang sertipikat agar dijaga baik-baik. Karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi misalnya saja yang punya usaha bisa untuk mengajukan tambaham modal ke bank, yang diharapkan usahanya lebih maju. Selain itu,warga juga harus menjaga tanah milikinya jangan sampai diterlantarkan dan menjaga batas- batas dengan memasang patok di setiap sudut. Dengan pemasangan itu dapat meminimalisir perselisihan batas, " ujarnya. (dani r nugraha)
Editor : Ahmad Sayuti


