Warga Sentul City Ancam Buang Sampah ke Kantor DLH Bogor
Selain mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), warga Perumahan Sentul City juga mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Selain mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), warga Perumahan Sentul City juga mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.
Deni Erliana, selaku koordinator lapangan mengatakan kedatangan warga karena hingga saat ini janji DLH Kabupaten Bogor untuk mengangkut sampah seluruh warga Perumahan Sentul City yang juga tidak terlaksana.
Padahal, dalam pertemuan di Kantor Bupati Bogor sebelumnya berjanji akan melayani pembuangan sampah warga Perumahan Sentul City.
Deni Erliana pun menyesalkan lemah maupun tidak adanya perlayanan pengelolaan dan pembuangan sampah oleh pihak DLH Kabupaten Bogor, padahal, jarak perumahan warga dengan kediaman Presiden Prabowo Subianto di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang kurang lebih berjarak 1 kilometer saja.
"Padahal jarak perumahan kami dengan kediaman Presiden Prabowo Subianto di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang yaitu Padepokan Garuda Yaksa kurang lebih 1 Km saja, tetapi pelayanan pembuangan sampah oleh DLH Kabupaten Bogor sangat tidak maksimal," kara Deni Erliana kepada wartawan, di Kantor DLH Kabupaten Bogor, Cibinong, Selasa (12/5/2026).
Wanita yang merupakan mantan aktivis Universitas Nasional itu menuturkan, apabila sampah tidak dipungut kembali oleh DLH karena ada penolakan dari pengelola perumahan, maka sampah warga akan dibuang di masing-masing pos security cluster.
"Kalau sampah warga Perumahan Sentul City tidak diangkut lagi oleh DLH, maka dengan terpaksa sampah kami akan buang ke Kantor DLH Kabupaten Bogor," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris DLH Kabupaten Bogor Dede Armansyah mengaku dari banyak cluster di perumahan Sentul City, sampah di enam cluster diantaranya sudah dilayani jasa pembuangan sampahnya ke TPA Galuga, Cibungbulang.
DLH Kabupaten Bogor berjanji secara bertahap akan melayani pengelolaan dan pembuangan sampah di seluruh cluster atau sesuai permohonan warga Perumahan Sentul City.
"Kami siap melayani pembuangan sampah dari rumah warga perumahan Sentul City ke TPA Galuga, tetapi disamping itu kami akan melakukan sosialisasi agar warga tidak hanya memiliki bank sampah, tetapi juga memiliki kampung ramah lingkungan hingga sampah yang nantinya kami buang ke TPA Galuga, itu hanya tinggal 30 persen saja atau residu dan 70 persen sampahnya didaur ulang menjadi barang-barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual," kata Dede.
Editor : Doni Ramdhani

