Waspada! BMKG Sebut Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang

Waspada! BMKG Sebut Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Ilustrasi/ Waspada! BMKG Sebut Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

INILAH KORAN, Bandung – Sejumlah Provinsi di Indonesia berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada Jumat, 6 Mei 2022.

Hal ini disampikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperingatkan masyarakat untuk waspada.

BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam sistem peringatan dini cuaca.

Baca Juga: Disdik KBB Umumkan Libur Sekolah Diperpanjang Pasca Cuti Bersama Lebaran 2022

Dilansir dari Antara, provinsi tersebut di antaranya, Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur.

Kemudian, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah.

Selanjutnya Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Sumatra Utara.

Baca Juga: Kemendikbudristek Beri Tambahan Libur Lebaran 2022 Bagi Siswa, Ini Jumlah Harinya

BMKG mengidentifikasi peningkatan curah hujan di periode arus balik Lebaran 2022, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terbaru pada Kamis.

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, mengatakan peningkatan curah hujan diprediksi antara 5-9 Mei 2022.

"Kondisi tersebut dipicu oleh adanya beberapa pola siklonal, yaitu di sekitar Samudera Hindia sebelah barat laut Aceh, perairan Maluku dan sebelah utara Kalimantan Utara," ujar Guswanto.

Baca Juga: Akhir Pekan, Polres Bogor Prediksi Volume Kendaraan Meningkat di Kawasan Puncak

Guswanto juga mengatakan adanya aktivitas Gelombang Atmosfer Rossby Wave yang aktif di sekitar Sumatra bagian utara juga turut memperkuat potensi peningkatan curah hujan tersebut.***


Editor : inilahkoran