Waspada PMK di KBB, Hengky Imbau Hal Ini ke Peternak
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengimbau para peternak di wilayahnya agar mampu mengenali gejala PMK yang kini mewabah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengimbau para peternak di wilayahnya agar mampu mengenali gejala PMK yang kini mewabah.
Menurutnya, berdasarkan hasil rapat dengan Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) dan Kementerian Peternakan itu masih ada dua kasus PMK yang terjadi di KBB.
"Kami melakukan penanganan dengan sangat cepat. Bahkan, kadis bersama unsur TNI/Polri juga bergerak cepat," katanya saat ditemui, Jumat 27 Mei 2022.
Baca Juga: Yana Mulyana Doakan yang Terbaik untuk Eril Putra Ridwan Kamil
Ia menyebut, bakal ada semacam pembatasan. Artinya, tidak sembarangan hewan ternak itu bisa keluar masuk di KBB.
"Harus ada cek kesehatan yang jelas, kemudian upaya-upaya pencegahannya hari ini betul-betul dimaksimalkan," sebutnya.
Selain itu, sambung dia, penyemprotan di kandang-kandang ternak pun harus dilakukan termasuk vaksinasi bagi hewan ternak.
Baca Juga: Posting Foto Anak di Medsos Bisa Menimbulkan Penyakit ‘Ain? Buya Yahya: Ini Pengertiannya
"Ternyata memang ada vaksinnya," ujarnya.
Ia menilai, wabah PMK ini kalau ditangani dengan baik ternyata banyak hewan ternak yang bisa disembuhkan.
"Kami berupaya sekeras dan secepat mungkin karena di KBB, khususnya di Lembang ada sekitar 60 hingga 70 ribu warga kita KBB yang berprofesi sebagai peternak," bebernya.
Terlebih, tambah dia, sebentar lagi bakal menghadapi Hari Raya Idul Adha, maka pihaknya harus betul-betul kerja keras.
Baca Juga: Bima Arya Ajak Menteri dan Wali Kota se-Indonesia Panjatkan Doa Bersama untuk Emmeril Khan Mumtadz
"Makanya pada saat kemarin itu ada berita, kami langsung lakukan aksi dan alhamdulilah sejauh ini kondusif," ujarnya.
Ia meminta, agar masyarakat khususnya para peternak harus memahami gejala-gejala terkait PMK ini misalnya kulitnya melepuh.
"Itu harus segera dilaporkan dan dari kita sendiri sudah ada sosialisasi karena kalau dipeternak itu ada grup dan komunitasnya. Jadi kami dan KPSBU Lembang sudah langsung menyosialisasikan ciri-ciri PMK," bebernya.
Baca Juga: Anggota Red Velvet Ini Bakal Main di Drama Korea Terbaru “Unexpected Country Diary”
Ia menambahkan, manakala ada kejadian di tempat para peternak ini, harus segera melaporkan dan diisolasi, segera ditangani dan diobati kemudian langsung disembelih untuk dikonsumsi, karena aman.
"Meskipun ada gejala-gejala, hewan terkena PMK, namun dagingnya aman untuk dikonsumsi," pungkasnya. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


