Wujudkan Ketahanan Pangan , DKPP Kota Bandung Minta Dukungan Semua Pihak
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar berharap semua pihak dapat mendukung, dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Kepala Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar berharap semua pihak dapat mendukung, dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.
Dalam sambutannya pada kegiatan gelar pangan murah memperingati Hari Pangan Sedunia XLII, di Kiara Artha Park, Selasa (8/11/2022), Gin Gin mengatakan hadirnya acara tersebut tidak lain adalah salah satu upaya menstimulasi terbangunnya kolaborasi antar stakeholder untuk terus bersinergi, guna mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Jawa Barat.
Sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pangan dapat terjamin, kendati tengah menghadapi krisis global. Salah satu upaya Kota Bandung dalam membangun ketahanan pangan, lewat program Buruan SAE. Dimana melibatkan masyarakat serta stakeholder, melakukan urban farming di lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan sayur-mayur harian.
Usaha tersebut lanjut Gin Gin tidak hanya memberi dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga menjadi kebanggan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bandung, karena mendapat apresiasi penghargaan Prize Milan Pact Award (MPA) 2022 kategori food production dalam The 8th MUFPP (Milan Urban Food Policy Pact) Oktober lalu.
“Mewakili Pak Walikota Bandung, kami ucapkan selamat datang dan terimakasih karena sudah memilih kami menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan kita bisa terus bersama-sama berkolaborasi, bersinergi secara berlanjut untuk membangun ketahanan pangan di Jawa Barat. Dalam dua tahun ini kami sudah berhasil membangun Buruan SAE dan beberapa hari lalu mendapat penghargaan dunia di Rio de Janiero, Brazil mengenai ketahanan pangan,” ujarnya.
Dia menambahkan, tindakan-tindakan sederhana yang dimulai dari rumah tangga dalam program Buruan SAE, diharapkan dapat menjamin ketahanan pangan skala kecil di tengah masyarakat seiring fluktuatifnya ketersediaan produksi oleh produsen serta harga dan dapat direplikasi publik, dalam pemenuhan kebutuhan akan pangan sehari-hari.
“Ini merupakan upaya kecil, bagaimana rumah tangga dapat membangun ketahanan pangannnya sendiri,” tutupnya. (Yuliantono)***
Editor : JakaPermana
