196 Sekolah di Lebak Direvitalisasi

196 Sekolah di Lebak Direvitalisasi
REVITALISASI: Kepala Disdik Kabupaten Lebak Dodi Irawan mengatakan, sebanyak 196 sekolah di daerahnya mendapatkan bantuan program revitalisasi.

INILAH, Lebak - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lebak, Banten menyebutkan 196 sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP di daerah itu mendapatkan bantuan program revitalisasi dari pemerintah pusat pada 2026.

Sebanyak 196 sekolah itu, terdiri atas PAUD 74 unit, SD 83 unit, dan SMP 39 unit.

“Kami berharap perbaikan sekolah melalui program revitalisasi itu agar kegiatan belajar mengajar nyaman dan aman,” kata Kepala Disdik Kabupaten Lebak Dodi Irawan dikutip dari Antara, Rabu (12/8).

Dia menjelaskan, penentuan sekolah penerima bantuan itu berdasarkan data yang dimiliki pemerintah pusat, termasuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan tingkat kerusakan sarana prasarana sekolah.

Kerusakan bangunan sekolah di atas 70 persen yang menjadi skala prioritas dalam pelaksanaan program revitalisasi.

Namun demikian, katanya, program revitalisasi itu hingga kini masih berjalan dan belum diketahui total biaya anggaran.

“Kita memastikan realisasi perbaikan sekolah melalui program revitalisasi itu dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan revitalisasi gedung sekolah itu meliputi perbaikan dan pembangunan berbagai sarana pendukung pendidikan, seperti pembangunan ruang kelas baru (RKB), ruang guru, perbaikan ruang kelas yang mengalami kerusakan, termasuk toilet hingga penataan lingkungan sekolah.

Pelaksanaan program itu berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat, sebab perbaikan dan pembangunan sekolah melibatkan para pemangku kepentingan sekolah, termasuk komite sekolah dan masyarakat.

Dia menjelaskan program revitalisasi itu menunjukkan kehadiran negara untuk memberikan pelayanan terhadap satuan pendidikan agar KBM aman dan nyaman.

Selain itu, katanya, untuk pemerataan standarisasi prasarana sekolah di daerah agar tidak kalah dengan sekolah di perkotaan.

“Kami menyambut baik adanya program revitalisasi dari pemerintah pusat, selain menyerap tenaga kerja juga mendukung peningkatan mutu dan kualitas satuan pendidikan sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto guna mewujudkan generasi Emas 2045,” jelasnya. (dnr)


Editor : Inilahkoran