5 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Karhutla
5 kecamatan di Kabupaten Bandung rawan terjadi Karhutla, BPBD pun sudah berkoordinasi dengan Camat untuk lebih waspada
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebanyak 5 kecamatan di Kabupaten Bandung rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama kemarau 2026.
Kelima kecamatan di Kabupaten Bandung tersebut masuk kategori rawan Karhutla, berdasarkan riwayat kejadian Karhutla di tahun sebelumnya.
"Berdasarkan pemetaan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang memang berpotensi terjadi pada musim kemarau ini, terutama di lima kecamatan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung Diki Sudrajat, seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/7/2026).
Adapun ke-5 kecamatan yang rawan terjadi Karhutla, yakni kecamatan Arjasari tepatnya di Gunung Gogok, kemudian kecamatan Kertasari, kecamatan Pangalengan di kawasan Gunung Wayang, serta kawasan di sekitar Kawah Putih kecamatan Rancabali.
Kemduian Diki juga menyebut kecamatan Kutawaringin masuk dalam wilayah rawan Karhutla berdasarkan riwayat kejadian pada tahun-tahun sebelumnya.
Untuk itu, BPBD telah berkoordinasi dengan para Camat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi selama musim kemarau, terutama di 5 kecamatan yang telah dipetakan sebagai wilayah rawan.
"Kami juga sudah menggelar rapat dengan para Camat. Masing-masing wilayah sudah mengantisipasi siaga kebakaran hutan dan lahan yang memang berpotensi terjadi pada musim kemarau ini, terutama di 5kecamatan tersebut," ujarnya.
Sementara itu data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 16 kejadian Karhutla di periiode Juni 2026.
Jumlah tersebut hampir menyamai total 19 kejadian Karhutla sepanjang 2025, kata dia, sehingga potensi peningkatan kasus selama puncak musim kemarau perlu terus diantisipasi.
"Tahun ini sangat berpotensi terjadinya peristiwa kebakaran, baik di permukiman maupun di area lahan, hutan ataupun gunung," kata Kepala Disdamkarmat Kabupaten Bandung Iman Irianto Sudjana.
BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak membakar lahan atau membuang sumber api sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Editor : Ahmad Sayuti

