Antisipasi Kecurangan, Disdagin Kota Bandung Uji 81 Mesin SPBU
Selama tiga hari Disdagin melakukan uji tera terhadap mesin SPBU sebagai langkah antisipasi adanya praktik kecurangan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung melakukan uji tera terhadap mesin di 81 SPBU yang bekerjasama dengan Pertamina untuk memastikan volume bahan bakar minyak (BBM) yang diterima pelanggan sesuai dengan takaran.
Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan selama tiga hari tersebut tidak ditemukan kejanggalan atau kecurangan dari berbagai mesin SPBU yang diperiksa.
"Di wilayah Kota Bandung, kita melakukan pengawasan kemetrologian di 81 SPBU untuk melindungi konsumen dari kenakalan petugas SPBU. Contoh mengurangi volume dengan alat dalam dispenser yang seharusnya 20 liter menjadi 19 liter," kata Elly Wasliah, Selasa 19 Juli 2022.
Baca Juga: Penggunaan Aplikasi MyPertamina di SPBU Tak Ada Persetujuan DPR
Selain pengecekan mesin, Elly Wasliah menyebut bahwa pihaknya turut melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan bakar subsidi jenis Pertalite. BBM jenis Pertalite ini diklaim aman dan tersedia.
"Hasilnya dari tiga hari pemantauan mulai Rabu, Kamis, Jumat, melakukan pengawasan kemetrologian kebeberapa SPBU hasilnya Pertalite aman. Distribusinya aman tidak ada yang terganggu," ucapnya.
Terkait antrian panjang pembeli bahan bakar berjenis Pertalite di beberapa SPBU di wilayah Bandung Timur, Elly menilai wajar. Hal itu mengingat saat ini mobilitas masyarakat kembali meninggi di tengah siswa-siswi yang mulai kembali bersekolah.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tutup SPBU Nakal di Serang Banten
"Terkait dua SPBU daerah Bandung Timur adanya antrian panjang itu normal. Karena semakin banyak juga yang akan keluar. Contohnya sudah adanya anak sekolahan yang offline. Intinya, hasil pemantauan rutin stok Pertalite aman," ujar dia. *** (Yogo Triastopo)
Editor : inilahkoran


