Antisipasi Sejak Dini, PKL Musiman Jadi Perhatian Satpol PP Kota Bandung Jelang Ramadan

Meski pedagang kaki lima (PKL) musiman belum terlihat menjelang bulan Ramadan, Satpol PP Kota Bandung memastikan langkah antisipasi sudah dilakukan sejak dini. Khususnya di kawasan pusat kota yang rawan kepadatan aktivitas ekonomi.

Antisipasi Sejak Dini, PKL Musiman Jadi Perhatian Satpol PP Kota Bandung Jelang Ramadan
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi./INILAHKORAN-Yogo Triastopo

INILAHKORAN.ID - Meski pedagang kaki lima (PKL) musiman belum terlihat menjelang bulan Ramadan, Satpol PP Kota Bandung memastikan langkah antisipasi sudah dilakukan sejak dini. Khususnya di kawasan pusat kota yang rawan kepadatan aktivitas ekonomi.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi mengatakan, hingga saat ini PKL musiman belum muncul. Namun, pihaknya tetap bersiaga karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan peningkatan aktivitas PKL biasanya terjadi mendekati Ramadan.

“Kalau sekarang belum kelihatan. Belum, masih PKL-PKL yang lama,” kata Bambang Sukardi pada Sabtu 24 Januari 2026.

Menurut ia, kawasan pusat kota seperti Alun-alun Bandung dan Dalem Kaum menjadi titik yang paling berpotensi dipadati PKL musiman. Lokasi-lokasi tersebut, memiliki daya tarik tinggi karena menjadi pusat aktivitas masyarakat terutama saat Ramadan.

“Yang musiman itu pasti di pusat-pusat kota. Terutama alun-alun, Dalem Kaum biasanya itu luar biasa,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satpol PP akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan imbauan. Bambang menegaskan, langkah penertiban tidak dilakukan secara represif melainkan melalui komunikasi dengan para PKL dan koordinatornya.

“Kita nanti akan mengundang beberapa koordinator PKL, untuk bisa memahami bagaimana kita memberikan kenyamanan di bulan Ramadan bulan keberkahan ini,” ujar dia.

Ia menambahkan, PKL musiman hampir muncul di setiap kecamatan. Saat ini, Satpol PP telah melakukan pendataan berbasis kewilayahan dan berkoordinasi dengan aparat setempat.

“Kita sudah melakukan pendataan dengan kewilayahan, dan mereka sudah memahami apa yang harus dilakukan,” ucapnya.

Meski Ramadan menjadi momentum peningkatan ekonomi masyarakat, Bambang menegaskan kenyamanan dan ketertiban kota tetap menjadi prioritas utama.

“Ramadan ini berkah buat kita semua. Tapi tetap kenyamanan kota harus diutamakan,” tandas dia.***


Editor : JakaPermana