Rayakan Kelulusan Sekolah Dengan Study Tour, SMAN 3 Bandung Dukung Imbauan Disdik Jabar

SMAN 3 Bandung menyambut baik Disdik Jawa Barat agar satuan pendidikan tingkat SMA dan SMK melakukan study tour saat kelulusan sekolah

Rayakan Kelulusan Sekolah Dengan Study Tour, SMAN 3 Bandung Dukung Imbauan Disdik Jabar
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMAN 3 Bandung Ida Rohayani menyambut baik imbauan Disdik Jabar soal kembali diadakannya study tour untuk menyambut kelulusan sekolah.

INILAHKORAN, Bandung - Sekolah Menengah Atas Nengeri (SMAN) 3 Bandung menyambut baik imbauan dari Disdik Jawa Barat agar semua satuan pendidik dalam hal ini SMA/SMK dan SLB memperbolehkan study tour untuk merayakan kelulusan sekolah.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMAN 3 Bandung Ida Rohayani mengatakan, pihaknya mendukung imbauan study tour oleh Disdik Jawa Barat, karena warga yang cerdas adalah warga yang tahu hal yang terbaik untuk keberlangsungan hidupnya.

Kata dia, bahwa study tour adalah kebahagiaan dalam rekreasi menjadi bagian healing, namun semua membutuhkan dukungan moril dan materil dari orang tua siswa.

Baca Juga: Horeee... Kegiatan Study Tour Bisa Kembali Diadakan

"Saya sangat setuju dengan study tour ini, bahkan kami sendiri guru-gurunya tetap menggunakan masker, tetap menjaga kebersihan dan lain sebagainya, nanti akan diterapkan kepada siswa-siswi juga. Begitu pula kepada tamu dan lain sebagainya, mengingatkan harus pakai masker, tetap. Intinya, sangat setuju kok," papar Ida Rohayani, Rabu 11 Mei 2022.

Menurut dia, SMAN 3 Bandung tetap melaksanakan protokol kesehatan yang sangat ketat, meskipun pandemi Covid-19 berangsur membaik. Karena pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen tidak serta merta bahwa abai dengan protokol kesehatan.

"Oleh sebab itu AKB (adaptasi Kebiasaan Baru) harus menjadi kebiasaan untuk menjaga kesehatan," ucapnya.

Baca Juga: Terapkan Prokes Ketat, PTM 100 Persen di SMAN 3 Bandung Lancar

Dia menambahkan, protokol kesehatan di SMAN 3 Bandung sama seperti menerapakan pada masa-masa pembelajaran tatap muka terbatas. Misal, kelasnya didisinfektan, siswa-siswinya tetap menggunakan masker, begitu pula guru-guru atau pengajar dan pegawainya.

"Hanya saja yang berbeda mungkin kerumunan, tidak boleh berlama-lama berkerumun di satu tempat. SMAN 3 Bandung tetap menggunakan protokol kesehatan dengan baik," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, kebijakan memperbolehkan study tour itu dalam rangka mendukung perkembangan dan pemulihan perekonomian di Jabar, pascapandemi Covid-19.

Baca Juga: OSIS SMAN 3 Bandung Tetap Aktif di Masa Pandemi, Struktur Organisasi Kuncinya

Menurutnya, kegiatan yang biasa dirangkaikan dengan perpisahan siswa itu bisa dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah. Kegiatan study tour bisa dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan ketat yang berpedoman pada status kesiagaan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

"Kami mengizinkan untuk sekolah yang akan melaksanakan kegiatan study tour dan perpisahan sekolah, khususnya bagi siswa kelas XII yang sudah lulus," ujar Dedi Supandi. *** (okky adiana)


Editor : inilahkoran