Berkumpul di Ciparay, Paguyuban Asep Dunia Siap Dukung Gerakan Indonesia Juara
Paguyuban Asep Dunia siap mendukung gerakan IndonesiaJuara saat menggelar silaturahmi komunitas tersebut di Ciparay kabupaten Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreng - Paguyuban Asep Dunia (PAD) menggelar halal bihalal dan mendukung gerakan nasional Indonesia Juara. Silaturahmi ratusan nama Asep ini digelar di Gedung Wirakarya di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Senin 16 Mei 2022.
Ketua pelaksana halal bihalal paguyuban Asep Dunia, Asep Ihsan, mengatakan Indonesia Juara menjadi harapan semuanya, terlebih seluruh masyarakat juga menginginkan agar Indonesia bisa menjadi yang terdepan.
"Insya Alloh kalau Indonesia juara, menjadi harapan semua. Apapun yang terbaik diawali dari diri sendiri untuk bebuat baik, insya alloh kedepan menjadi indonesia yang beradab," kata Asep Ihsan disela kegiatan.
Baca Juga: Tertarik Komunitas Asep se-Dunia, Bule Asal Prancis Ini Nekat Ganti Nama Jadi Asep di Ciparay
Bagi pemilik nama Asep, memberikan yang terbaik juga manfaat menjadi sebuah keharusan, baik bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan juga negara, sehingga Indonesia kedepan bisa juara.
"Dalam pertemuan ini kami berharap bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat baik untuk dirinya sendiri, keluarga, masyarakat dan juga untuk negara. Sehingga dalam pertemuan ini bukan hanya berkumpul tapi bagaimana kedepan agar yang namanya asep itu bisa menghasilkan Asep-Asep yang berkualitas, artinya yang cerdas yang siap untuk mengisi pembangunan baik sekarang maupun masa yang akan datang," ujarnya.
Apalagi, kata Asep, saat ini Indonesia sedang memasuki masa bonus demografi. Bahkan pada 2045 ketika NKRI genap berusia 100 tahun, akan terjadi lonjakan signifikan dalam kependudukan yang mana pada masa itu angkatan kerja mencapai 70% penduduk.
Baca Juga: Fokus Sebagai Anggota Dewan dan Doakan Ade Yasin, Ini Jawaban Asep Wahyuwijaya Soal Jadi Cabup Bogor
Sehingga Asep-asep juga seluruh masyarakat Indonesia bisa mengkonversi 70% usia kerja produktif tersebut menjadi keuntungan bagi Indonesia yang Juara.
"Katanya saat 2045 saat Indonesia genap 100 tahun, Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi ke 4 di dunia setelah Amerika, China dan India. Ini karena bonus demografi tersebut. Tapi dengan catatan masyarakatnya harus terdidik, terlatih juga memiliki kemampuan," katanya.
Namun semua itu akan tercapai manakala seluruh lapisan masyarakat tidak mempersiapkan generasi penerus.
Baca Juga: Pencabulan Santriwati Pondok Pesantren di Ciparay, Ini Kata MUI
"Jika tidak dipersiapkan, bonus demografi ini justru akan menjadi bencana demografi," ujarnya.
Sehingga generasi penerus harus dipersiapkan sematang mungkin sejak dari sekarang, supaya ketika memasuki masa bonus demografi yakni penduduk dengan usia produktif lebih tinggi dibanding usia tidak produktif akan bisa memberu manfaat secara langsung bagi kemajuan negara.
Asep melanjutkan, penyandang nama Asep pun akan berupaya supaya Indonesia bisa menggapai bonus demografi.
"Semoga langkah kecil ini bisa mendorong, meningkatkan motivasi terutama yang namanya asep bisa berkiprah," katanya.
Hal tersebut terbukti dengan banyaknya pemilik nama Asep yang telah memberi sumbangsih bagi Indonesia melalui profesi dan bidangnya masing-masing.
"Insya alloh banyak di sini asep yang memiliki keterampilan sesuai dengan pakarnya. Ada asep TNI, Asep Polri dan Asep lain yang memiliki peranan penting dalam pelbagai aspek kehidupan lainnya," katanya.
Asep juga berharap dengan berkumpulnya para Asep tersebut bisa melestarikan nama kampung lainnya.
Di Jawa Barat, jelas Asep, saat ini tercatat sekitar 104.000 orang memiliki nama Asep yang semuanya bisa memberi sumbangsih terbaik bagi Indonesia.(rd dani r nugraha).
Editor : inilahkoran


