Wakili KBB di Tingkat Provinsi, Kampung KB Ini Miliki Inovasi Berbeda

Kampung KB Cempaka Ramah Anak di Kampung Cukang Kawung RW 11, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah jadi wakil KBB di tingkat Provinsi

Wakili KBB di Tingkat Provinsi, Kampung KB Ini Miliki Inovasi Berbeda
Kampung KB Cempaka Ramah Anak wakili KBB di tingkat provinsi.

INILAHKORAN, Ngamprah - Hadirnya program Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dinilai mampu mendongkrak potensi desa yang ada di KBB.

Salah satunya, Kampung KB Cempaka Ramah Anak di Kampung Cukang Kawung RW 11, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kampung yang satu ini terpilih mewakili KBB untuk mengikuti Lomba Kampung KB Tingkat Jawa Barat (Jabar) lantaran memiliki sejumlah inovasi yang ditawarkan termasuk daya saing.

Baca Juga: Siap-siap, di KBB Bakal Ada Dua Trayek Baru yang Bakal Segera Dibuka

Ketua Kampung KB Cempaka Ramah Anak, Asep Rohimat mengatakan, jika peningkatan perekonomian warganya menjadi program prioritas kampung KB tersebut.

Ia mengaku, pihaknya tengah fokus untuk meningkatkan perekonomian warga sekitarnya yang diantaranya terjerat utang sama bank emok.

"Kita juga menyampaikan hal itu, sedikit demi sedikit agar mindset warga berubah (tentang pinjaman ke bank emok). Justru yang harus dilakukan bagaimana caranya untuk pengembangan perekonomian," katanya kepada wartawan.

Baca Juga: Okupansi Hotel di KBB 100 Persen, Dampak Pemerintah Pusat Longgarkan Kegiatan Sosial

Menurutnya, sejak ditetapkan menjadi Kampung KBB, perekonomian warganya mulai menggeliat.

"Dari hasil pembinaan, kini di sekitar itu ada beberapa kelompok warga yang mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), seperti membuat makanan ringan," tuturnya.

Termasuk, sambung dia, dengan kegiatan keagamaan, pihaknya menggulirkan program tabungan anak soleh (TAS).

Baca Juga: Kinerja ASN di KBB Terhambat, BKPSDM Sebut Rotasi dan Mutasi Solusinya

"Untuk pelaksanaannya bekerja sama dengan Daarut Tauhid," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia menjelaskan, Kampung KB membantu sarana ibadah ke mesjid sekitarnya dan memberikan stimulus kepada para DKM.

"Meski nilainya belum seberapa, namun diharapkan bermanfaat," jelasnya.

Ia menilai, ada delapan program Kampung KB, memang sangat bermanfaat untuk warga lantaran memberikan efek domino yang berkesinambungan.

Baca Juga: Masuki Tahap Verifikasi, Tim Penjaringan Hanya Dapati 7 Balon Ketum KONI KBB

"Delapan program tersebut yang dijalankan, yakni agama, cinta kasih, pendidikan, lingkungan, perlindungan, reproduksi, kasih sayang dan perlindungan lingkungan," bebernya.

Ia mengaku, sebisa mungkin delapan program tersebut bisa berjalan agar Kampung KB ini bisa lebih baik dan lebih meningkatkan kreativitas warga.

"Capaian KB meningkat, dari tahun 2017 hanya sekitar 27 persen atau 30 persen. Pada tahun 2022 meningkat menjadi 58 persen," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran