Warga Korban Dampak Pembangunan KCJB Datangi Kantor Desa Cilame

Warga terdampaj banjir Cilame akibat pembangunan KCJB mendatangi kantor desa Cilame KBB untuk unjuk rasa

Warga Korban Dampak Pembangunan KCJB Datangi Kantor Desa Cilame
Anak-anak RA Nurul Azmi di KBB terpaksa belajar di masjid lantaran terkena imbas banjir Cilame akibat pembangunan KCJB.
 
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak empat RT di RW 23 kompleks Taman Bunga Cilame di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya bisa mengeluh lantaran kerap dilanda musibah banjir akibat dampak dari pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).
 
Warga kompleks Taman Bunga, Dadang mengatakan, saluran drainase yang rusak berada di dekat rumah warga sehingga sering kebanjiran saat hujan deras turun.
 
"Yang merasakan akibat banjir ini rumah warga di RT 7, 10, 11, 12, semuanya di RW 23, tapi yang paling parah warga di RT 7 karena jadi muara pembuangan air," katanya kepada wartawan.
 
Ia menjelaskan, persoalan ini sebenarnya sudah disampaikan sejak 1,5 bulan lalu namun tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak-pihak terkait. 
 
"Warga yang merasa aspirasinya tidak ditanggapi akhirnya memutuskan untuk datang langsung ke kantor desa," jelasnya.
 
Ia menyebut, tuntutan warga meminta pihak aparat desa untuk berkoordinasi dengan PT KCIC, WIKA, dan para pengembang perumahan di sekitar kompleks Taman Bunga Cilame, dinas terkait dari Pemda KBB. Yakni terkait dengan upaya perbaikan drainase yang rusak dan terus tergerus air sehingga berpotensi menimbulkan longsor. 
 
"Selain pembangunan kereta cepat kehadiran perumahan Eco Living juga imbasnya ke kompleks Taman Bunga," sebutnya.
 
Sebab, sambung dia, kawasan itu dulunya adalah kebun dan daerah resapan air, namun sekarang dibangun rumah.
 
"Makanya harus dicek izinnya terkait analisis dampak lingkungannya," ujarnya.
 
Kendati demikian, saat warga mendatangi Kantor Desa Cilame, Kepala Desa Cilame, Aas Moch. Asor tidak hadir dan hanya ditemui Sekretaris Desa Cilame, Yayat Ruhiyat. *** (agus satia negara).
 
 


Editor : inilahkoran