Ngaku Pecinta Kopi, Hengky Ungkap Potensi Kopi di KBB

Plt Bupati Bandung Barat (KBB) Hengky Kurniawan mengaku dirinya sebagai pecinta dan penikmat kopi. Dia ungkap potensi di daerahnya.

Ngaku Pecinta Kopi, Hengky Ungkap Potensi Kopi di KBB
Plt Bupati Hengky Kurniawan (tengah) bicara soal potensi kopi di KBB.

INILAHKORAN, Ngamprah - Siapa yang tak kenal dengan kopi, salah satu jenis minuman yang saat ini tengah menjadi tren tidak hanya di kalangan orang tua, namun juga anak muda.

Adapun salah satu wilayah penghasil kopi terbaik di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung Barat (KBB), di mana kopi terbaiknya dihasilkan di tiga wilayah, antara lain Lembang, Cikalongwetan dan Sindangkerta.

Baca Juga: NasDem KBB Siap Dukung Penuh Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Tak hanya menjadi pelengkap dalam setiap momen, kopi juga saat ini menjadi budaya bagi sebagian besar masyarakat.

Rasanya yang khas dan berbagai kandungan di dalamnya memberikan sensasi tersendiri bagi para penikmatnya.

Salah satunya seperti yang diungkap Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan. Ia mengaku, dirinya sebagai pecinta dan penikmat kopi.

"Saya sangat menikmati sekali, dan saya juga memang penggemar kopi," katanya saat ditemui, Minggu 19 Juni 2022.

Baca Juga: Takziah ke Ridwan Kamil, Sandiaga Uno Sebut Eril Sosok Anak Muda yang Menginspirasi

Menurutnya, kegiatan minum kopi bersama menjadi salah satu kegiatan yang disukainya. Sebab, para petani kopi di KBB mampu menghasilkan kualitas kopi terbaik karena cita rasanya tak kalah dengan kopi dari daerah lain.

"Kopi Bandung Barat pun sudah ada yang go internasional, kopi KBB pernah menjuarai di festival kopi di Perancis dan itu dibawa oleh Anomali Cafe," tuturnya.

Bahkan, lanjut dia, dalam beberapa pameran yang dihelat seperti di Swedia, kopi KBB pun turut hadir dalam pameran tersebut.

"Saat ini 'PR'nya tinggal bagaimana kita bisa memenuhi permintaan pasar," ujarnya.

Baca Juga: Ini 3 Poin Penting yang Harus Diperhatikan dalam Episode Terakhir Drama 'Woori the Virgin'

Ia menilai, cita rasa kopi KBB ini sebenarnya sangat diminati pasar asing. Bahkan, pasca pameran kopi di Boston, Amerika, buyer dari sana langsung datang ke Sindangkerta.

"Itu salah satu hal yang perlu kita apresiasi dan maksimalkan untuk memenuhi pasar itu," sebutnya.

Oleh karenanya, sambung dia, pihaknya saat ini tengah berupaya untuk membantu sektor pertanian, khususnya kopi KBB agar bisa bangkit.

"Seperti kemarin sempat ada lahan kopi yang mengalami kekeringan. Nah, kami berikan bantuan alat meski sebagian dan bertahap," sebutnya.

Baca Juga: 5 Alasan Ilmiah Teh Hijau Baik untuk Kesehatan Kulit

Selain itu, tambah dia, pihaknya pun berupaya untuk mencari lokasi-lokasi yang tepat untuk proses pengeringan atau penjemuran kopi.

"Itu dilakukan lantaran tidak semua tempat penghasil kopi bisa untuk dilakukan proses pengeringan kopi, salah satunya di Cihampelas karena kalau di Gununghalu cuacanya kerap hujan,"tandasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran