Tak Hanya Pelatihan, Disparbud KBB Bakal Berikan Alat untuk Para Barista
Tak hanya memberikan pelatihan kepada para barista Disparbud KBB jugamemberikan fasilitas berupa alat kepada mereka untuk mengembangkan kopi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Potensi pengembangan kopi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak hanya bergantung pada kualitas kopi sendiri. Namun, diperlukan SDM berkualitas yang mampu menciptakan inovasi dari kopi tersebut.
Selain memberikan pelatihan kepada para pengolah kopi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB bakal mencoba memfasilitasi para Barista di KBB dari sisi peralatan.
"Kita akan coba bantu mereka dari segi peralatan pengolahan kopi, apakah akan dibantu grinder atau alat lainnya. Sehingga mereka bisa lebih optimal dalam mengolah kopi dari hasil pertanian yang ada di KBB," kata Kadisparbud KBB, Heri Partomo saat ditemui, Selasa 21 Juni 2022.
Baca Juga: Disparbud KBB Tantang Barista Ciptakan Inovasi dari Kopi
Kendati demikian, ia mengaku, pihaknya belum memiliki data pasti secara keseluruhan jumlah Barista di KBB.
"Kalau secara keseluruhan yang pasti belum ada datanya. Mungkin yang sudah masuk di Bidang Ekraf ini lebih dari 20 barista," sebutnya.
Namun, sambung dia, pada saat pelatihan dilakukan lebih dari 30 orang ikut berpartisipasi dalam pelatihan. Mungkin dari yang ada ini belum semua melakukan usaha pengolahan kopi.
"Tapi ke depan kita bakal terus melakukan pendataan, sehingga jumlha potensi pelaku ekonomi kreatif di bidang kopi ini bisa terus terdata dengan baik agar pembinaan bisa dilakukan dengan mudah," bebernya.
Baca Juga: Ribuan Hewan Ternak di KBB Tertular PMK, Dispernakan Mulai Lakukan Vaksinasi Tahap Pertama
Menurutnya, bagaimanapun untuk pengembangan, pihaknya harus terus berinovasi mengajak para pelaku ekonomi kreatif ini bisa terus mengembangkan potensi yang ada di diri mereka masing-masing.
"Kita hanya menitipkan kepada pelaku ekonomi kreatif, jangan pernah lelah untuk terus berinovasi, sehingga apapun yang mereka kreasikan dari sesuatu yang bukan apa-apa menjadi apa-apa, itu yang kita harapkan," tuturnya.
Terutama, lanjut dia, bagi teman-teman pengolah kopi. Bahkan, ke depan pihaknya akan memberikan tantangan pengelola kopi bisa memanfaatkan limbah dari hasil pengolahan Kopi itu sendiri.
Baca Juga: Wabah PMK di KBB Makin Mengkhawatirkan, Ini Wilayah dengan Populasi Wabah Tertinggi
"Kita akan coba berikan tantangan seperti itu, sehingga, semua yang ada di kopi ini bisa termanfaatkan dengan baik," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


