INILAHKORAN, Bandung- Polresta Bandung berhasil menyelamatkan ribuan jiwa warga Kabupaten Bandung dari ancaman penyalahgunaan berbagai jenis narkotika.
Perkiraan ini didasarkan kepada perhitungan pengungkapan 25 kasus penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh Satnarkoba Polresta Bandung.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo menyatakan dari 25 kasus ini pihaknya menangkap 33 orang tersangka. Dari tangan mereka, turut diamankan beragam barang bukti narkotika, jenis ganja seberat 849,66 gram, sabu 220,98 gram, tembakau gorila 200,9 gram. Kemudian 322 butir ekstasi atau inex jenis Minion, dan obat golongan psikotropika jenis Opizolam 400 butir dan 550 butir kamlet.
Selain itu juga diamankan obat sediaan farmasi sebanyak 352 butir jenis Trihexyphenidyl dan alat hisap narkotika jenis sabu (bong) dan lain-lain.
"Dari 33 tersangka yang kami tangkap, ada yang menonjol yaitu ungkap kasus inex jenis minion sebanyak 322 butir asalnya dari Tiongkok dan ditemukan di satu lokasi di Bojongsoang," kata Kusworo di Polresta Bandung di Soreang, Kamis 21 Juli 2022.
Kusworo menjelaskan, para tersangka yang ciduk oleh pihaknya ini diancam dengan pasal berbeda karena ada yang memiliki dan selaku pengedar.
"Sebagian besar kami kenakan pasal 111, 112, dan 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman berbeda-beda, minimal 4 sampai 5 tahun, sampai dengan maksimal 20 tahun penjara," ujarnya.
Kemudian, lanjut Kusworo, ada juga tentang UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Nomor 5 Tahun 1997.
Kusworo melanjutkan berdasarkan perhitungannya, beberapa gram narkotika yang diamankannya ini, setara dengan telah menyelamatkan 856.469 jiwa manusia.
"Dengan berat 849 ganja setara itu kita bisa menyelamatkan sebanyak 84.960 juta jiwa, kemudian 220 gram itu kita bisa menyelamatkan 2.209 jiwa, ekstasi bisa digunakan satu orang satu gram berarti kita bisa menyelamatkan 200 jiwa. Kemudian untuk pil ekstasi biasanya satu pil bisa dikonsumsi 2 orang atau bisa menyelamatkan 644 jiwa. Jadi total barang bukti sebanyak itu, sama dengan kita telah menyelamatkan 856469 jiwa manusia," katanya.(rd dani r nugraha)***