Tingkatkan Pemasaran Ekspor, Puluhan IKM Kota Cimahi Ikuti Pelatihan Digital
Disdagkoperin) Kota Cimahi memberikan pelatihan kepada 30 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di wilayahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi memberikan pelatihan kepada 30 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di wilayahnya.
Dalam pelatihan tersebut para pelaku usaha mendapat pemahaman akses dan survei pasar ekspor melalui internet, sehingga mereka bisa mulai menjajaki penyaluran ekspor guna meningkatkan pemasaran.
Kepala Disdagkoperin Kota Cimahi Dadan Darmawan mengatakan, para peserta pelatihan mendapat beragam materi seperti ekspor marketing plan, pengalaman melakukan akses dan survei pasar melalui internet untuk bisnis ekpor, dan studi kasus.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Bawaslu KBB Usulkan Anggaran Sebesar Rp23 Miliar
Menurutnya, di era globalisasi saat ini kegiatan ekspor produk ke luar negeri bukan lagi hal yang sulit.
"Sudah banyak pebisnis lokal yang melebarkan sayapnya dengan menjual produk mereka ke negara lain. Di sisi lain, sudah banyak kemudahan yang diberikan pemerintah, agar bisnis ekspor bisa berjalan dengan lancar dan berkesinambungan," katanya.
Ia menjelaskan, mudahnya informasi yang bisa didapatkan dari berbagai sumber, seperti dari internet membuat pembelajaran bisnis ekspor menjadi semakin mudah untuk dilakukan.
Baca Juga: Lantaran Bertentangan UU Cipta Kerja, Banyak yang Dicabut Pemkot Cimahi Lakukan Harmonisasi Perda
"Kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini masih berkepanjangan terjadi di hampir seluruh belahan dunia, tentu menuntut pelaku usaha agar bisa mencari strategi pemasaran yang lebih efektif efisien. Dan mungkin salah satu potensinya melalui strategi eskpor ini," jelasnya.
Ia menuturkan, agar produk para pelaku IKM ini bisa merambah pasar ekspor, diperlukan kesungguhan dan konsistensi dari semua, terutama terkait bagaimana bisa menjaga standar produk yang dihasilkan, menjaga produktivitas produksi, sehingga proses ekspor bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Baca Juga: Ribuan Warga Kabupaten Bandung Hadiri Salim Expo 2022 di Dome Bale Rame Soreang
"Memang perlu dipersiapkan dengan baik, matang dan terencana," tuturnya.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan pelatihan ini kita bisa mengetahui hal-hal apa saja yang harus kita jaga dan persiapkan," ucapnya. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


