Bangun Paradigma Masyarakat Soal Disabilitas, KPU Kota Cimahi: Mereka Punya Peran dan Fungsi yang Sama dalam Kehidupan Bernegara

KPU Kota Cimahi terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dengan menyasar berbagai kalangan, mulai dari pemilih pemula hingga penyandang disabilitas.

Bangun Paradigma Masyarakat Soal Disabilitas, KPU Kota Cimahi: Mereka Punya Peran dan Fungsi yang Sama dalam Kehidupan Bernegara
Tak hanya sebagai pemilih, KPU Kota Cimahi juga melibatkan para penyandang disabilitas dalam berbagai tahapan Pilkada Serentak 2024 di Kota Cimahi, salah satunya dalam pengundian dan penetapan nomor urut pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Gedung Singosari, Melong, Kota Cimahi pada Senin 23 September 2024 malam. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - KPU Kota Cimahi terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dengan menyasar berbagai kalangan, mulai dari pemilih pemula hingga penyandang disabilitas.

Tak hanya sebagai pemilih, KPU Kota Cimahi juga melibatkan para penyandang disabilitas dalam berbagai tahapan Pilkada Serentak 2024 di Kota Cimahi, salah satunya dalam pengundian dan penetapan nomor urut pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Gedung Singosari, Melong, Kota Cimahi pada Senin 23 September 2024 malam.

Langkah tersebut merupakan implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang disabilitas. Setidaknya ada tiga poin utama yang tertuang dalam tersebut, yaitu memperjuangkan pengakuan, pemenuhan, dan perlindungan hak disabilitas.

"KPU Kota Cimahi ingin membangun paradigma masyarakat bahwa disabilitas memiliki peran dan fungsi yang sama dalam kehidupan bernegara," kata Ketua KPU Kota Cimahi Anzhar Ishal Afryand, Selasa 24 September 2024.

Selain itu, lanjut Anzhar, pihaknya juga ingin berupaya untuk menyamaratakan pemilih, baik disabilitas maupun tidak.

"Upaya yang kami lakukan yakni berupa pemberian pemahaman kepada para disabilitas tentang pentingnya Pilkada, termasuk mengundangn mereka dalam tahapan pengundian nomor urut tadi malam," ujarnya.

Bahkan, sambung Anzhar, di Kantor KPU Kota Cimahi juga terdapat Sepeda Harapan di mana terdapat berbagai tempelan kertas berwarna merah muda yang berisi berbagai aspirasi kaum disabilitas kepada para calon kepala daerah di Cimahi.

"Di atas kertas berwarna yang tertempel di sepeda tua itu mereka menaruh harapan kepada para pemimpin terpilih Kota Cimahi," katanya.

"Isinya beragam mulai dari  aspirasi yang meminta infrastruktur umum yang ramah disabilitas, akses terhadap dunia kerja hingga permodalan, hingga peningkatan kesejahteraan warga disabilitas," sambungnya.

Berdasarkan Data Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Serntak 2024 di Kota Cimahi, sebut Anzhar, jumlah DPT dari kalangan disabilitas sebanyak 1.720 pemilih yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Cimahi dengan berbagai kategori.

Di Kecamatan Cimahi Selatan misalnya, untuk kategori disabilitas fisik tercatat sebanyak 295 orang, intelektual 75 orang, mental 92 orang, tuna wicara 148 orang, tuna rungu 14 orang dan tuna netra sebanyak 50 orang.

"Keseluruhan penyandang disabilitas dengan berbagai kategori di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan sebanyak 674 pemilih," sebutnya.

Kemudian, sambung Anzhar, di Kecamatan Cimahi Tengah total dumlah DPT disabilitas sebanyak 552 pemilih dengan kategori fisik sebanyak 194 pemilih, intelektual 55 orang, mental 103 orang, tuna wicara sebanyak 119 orang, tuna rungu sebanyak 25 orang dan tuna netra sebanyak 56 orang.

"Untuk di Kecamatan Cimahi Utara jumlah DPT disabilitas sebanyak 494 pemilih dengan rincian penyandang disabilitas fisik sebanyak 144 orang, inteletual 49 orang, mental sebanyak 98 orang, tuna wicara sebanyak 137 orang, tuna rungu 15 orang dan tuna netra sebanyak 51 orang," paparnya.

Anzhar pun mendorong para kelompok penyandang disabilitas yang ada di Kota Cimahi agar bisa menyalurkan suaranya.

Selain itu, pihaknya pun menginginkan para disabilitas tak hanya menjadi pemilih saja, namun ikut berpartipasi dan mengawal jalannya Pilkada Serentak 2024.

"Kita berharap mereka tak hanya sekadar datang untuk menyalurkan hak suaranya tapi juga mereka bisa menempati posisi yang penting dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024,"ucapnya.


Editor : Doni Ramdhani