Bareskrim Beberkan Modus Operandi Pabrik Tembakau Sintetis Terbesar di Sentul, Ternyata....

Ditemukannya laboratorium terselubung tembakau sintetis terbesar Jawa Barat di kawasan Sentul bikin heboh. Bagaimana modus operandinya?

Bareskrim Beberkan Modus Operandi Pabrik Tembakau Sintetis Terbesar di Sentul, Ternyata....
Polisi membongkar laboratirum terselubung peracik tembakau sintetis terbesar di Sentul, Kabupaten Bogor.

INILAHKORAN, Cibinong – Ditemukannya laboratorium terselubung tembakau sintetis terbesar Jawa Barat di kawasan Sentul bikin heboh. Bagaimana modus operandinya?

Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, mengatakan modus operandi pemilik laboratorium terselubung atau clandestine laboratory ialah mengontrak rumah di kawasan padat penduduk.

Lalu, sambung Mukti Juharsa, dalam kesehariannya mereka tertutup, tidak bergaul, dan tidak mau menyerahkan identitasnya kepada pengurus RT dan RW.

Mukti Juharsa menyebut hal itu mereka lakukan untuk mengelabui aparat penegak hukum, bagian dari penyamarannya dan agar tidak diketahui identitasnya.

Oleh karena itu, Mukti Juharsa mengimbau agar masyarakat melapor jikalau kalau ada tetangganya yang tertutup, apalagi rumah yang dihuni bukan miliknya.

“Saya mengimbau jika ada tetangga yang mengontrak dan tertutup, tidak mau ke pengurus RT dan RW, untuk dilaporka ke kepolisian untuk selanjutnya kita tindak lanjuti,” ujar Mukti Juharsa kepada wartawan, Rabu, 5 Februari 2025.

Informasi yang dihimpun INILAH, rumah dua lantai di Cluster Bukit Golf Hijau, Jalan Gungung Pancar nomor 36 Sentul City, Desa Cijayanti, Babakan Madang jadi tempat yang cukup ideal bagi operasional laboratorium terselubung atau clandestine laboratory jenis tembakau sintetis.

Walaupun padat penduduk, suasana perumahan tersebut terbilang sepi karena banyak masyarakatnya yang bekerja atau berusaha di Jakarta.

Polres Bogor bersama Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat membongkar aktivitas produksi narkotika jenis tembakau sintetis di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, dengan menyita barang bukti sekitar satu ton.

"Tim Satres Narkoba Polres Bogor bersama Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat mengungkap keberadaan laboratorium terselubung atau clandestine laboratory di wilayah Sentul," kata Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi Rio Wahyu Anggoro.

Ia menjelaskan saat melakukan pengungkapan di tempat produksi, aparat kepolisian menemukan sejumlah barang bukti, salah satunya tembakau sintetis dengan berat sekitar satu ton.

"Barang bukti yang ditemukan narkotika golongan I, jenis tembakau sintetis jumlahnya kurang lebih satu ton," ujarnya. (*)


Editor : Zulfirman