Batam Bangun Sekolah Terintegrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Batam - Kesempatan meraih pendidikan berkualitas tak lagi hanya menjadi milik mereka yang tinggal di pusat kota. Di Batam, harapan itu tengah disiapkan melalui pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, sebuah sekolah yang dirancang untuk melahirkan generasi unggul sekaligus membuka jalan bagi anak-anak dari wilayah hinterland.
Tak hanya mengutamakan prestasi, sekolah tersebut juga memberi ruang bagi anak-anak dari Rempang dan Galang agar memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan terbaik.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan konsep Sekolah Terintegrasi Merah Putih berbeda dengan Sekolah Rakyat.
Jika Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, Sekolah Terintegrasi Merah Putih dirancang sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul melalui seleksi berbasis prestasi.
“Anak-anak yang masuk ke sini adalah anak-anak yang berprestasi. Namun kami juga memberikan ruang bagi anak-anak di Rempang dan Galang untuk mendapatkan kesempatan khusus,” kata Amsakar, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (2/8).
Sekolah itu nantinya akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 18,5 hektare. Dalam satu kawasan, jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) akan terintegrasi sehingga proses pembinaan siswa dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Berbeda dengan pembangunan sekolah pada umumnya, proyek ini sepenuhnya didukung dunia usaha. Seluruh biaya pembangunan akan ditanggung pihak swasta, kemudian fasilitas yang telah selesai dibangun akan dihibahkan kepada pemerintah.
“Bukan pemerintah yang membangun atau membiayai. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan pematangan lahan. Setelah itu baru masuk tahap pembangunan,” katanya.
Pemerintah menargetkan pembangunan sekolah rampung pada akhir 2028. Jika sesuai rencana, penerimaan peserta didik pertama sudah dapat dimulai pada tahun yang sama. (gin)
Editor : Inilahkoran


