Beri Sindiran Menohok, Dede Yusuf Sebut Tingkat Politik Uang KBB Tinggi di Jabar

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi berikan sindiran menohok terkait atmosfer politik Kabupaten Bandung Barat.

Beri Sindiran Menohok, Dede Yusuf Sebut Tingkat Politik Uang KBB Tinggi di Jabar

INILAHKORAN, Ngamprah - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi berikan sindiran menohok terkait atmosfer politik Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu daerah di Jawa Barat dengan tingkat politik uang tinggi. Hal itu disampaikan Dede Yusuf dalam sambutannya pada kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat di Grand Hani Hotel, Lembang.

"Bandung Barat itu, termasuk daerah di Jawa Barat yang tingkat money politics -nya tinggi. Lima tahun terjun dan merawat konstituen, di Bandung Barat bisa kalah sama gocapan," kata Dede Yusuf.

Dalam kesempatan itu, Dede Yusuf mengingatkan kepada kader dan jajaran pengurus tingkat KBB untuk merubah keadaan, jangan sampai malah ikut keadaan.

"Praktik transaksional ini merusak kualitas demokrasi. Bahayanya, ketika sudah tertanam pemikiran memilih jalan politik uang ketimbang membawa program dan mendekatkan diri kepada masyarakat," ujarnya yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR ini.

"Alhasil semua itu tak akan dilakukan. Cukup nanti ketika pemilu digelar, tinggal bagi-bagi uang," sambungnya.

Dede Yusuf tak memungkiri popularitas merupakan hal penting. Namun, yang utama adalah membangun kepercayaan. Oleh karena itu, Partai Demokrat berkomitmen untuk menekan praktik tersebut melalui revisi undang-undang pemilu

Hal itu dilakukan dengan mendorong pola kampanye yang lebih mendekatkan kader kepada masyarakat tanpa iming-iming materi.

"Pendidikan politik yang digelar Partai Demokrat merupakan salah satu cara mencegah politik transaksional," bebernya.

Tak hanya itu, pendidikan politik merupakan amanat undang-undang yang juga menjadi bagian dari tugas partai politik.

"Pendidikan politik ini bukan hanya ajang seremonial, melainkan wadah strategis untuk membekali kader dengan wawasan politik yang benar, termasuk memahami teknis, mekanisme, dan dinamika pemilu," tandasnya.

Diketahui, dikpol tersebut digelar untuk kader dan pengurus DPC Partai Demokrat KBB. Dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto, Ketua DPC Partai Demokrat KBB Imam Tunggara, dan lainnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti