Bima Arya Beri Isyarat Menolak Jika Ada Tawaran Jadi Wakil Menteri

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku tidak mendapatkan telepon dari pihak 'Istana' perihal adanya reshuffle kedua Kabinet Indonesia Ma

Bima Arya Beri Isyarat Menolak Jika Ada Tawaran Jadi Wakil Menteri
Wali Kota Bogor Bima Arya
 
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku tidak mendapatkan telepon dari pihak 'Istana' perihal adanya reshuffle kedua Kabinet Indonesia Maju priode tahun 2022-2024.
 
Kalaupun ada tawaran untuk menjadi Wakil Menteri (Wamen) Bima mengisyaratkan akan 'menolak' karena masih bersikukuh bertahan di kota hujan.
 
"Untuk tawaran menteri tidak ada. Tidak ada. Dari PAN ketua umum kami dilantik siang ini," ungkap Bima kepada INILAH pada Rabu (15/6/2022).
 
Namun, beredar isu kuat Bima Arya akan menjadi Wamen. Akan tetapi hal itu tidak terealisasi karena menurut dirinya masih fokus menyelesaikan tugas sebagai Wali Kota Bogor hingga akhir masa jabatan tahun 2023 mendatang.
 
 
"Untuk Wamen?, hehe belum, belum ada," tutur Bima sambil tersenyum.
 
"Saya masih fokus menyelesaikan tugas di Kota Bogor," tambahnya.
 
Bima juga membeberkan, belum memastikan ke mana dirinya akan bergerak setelah menjadi Wali Kota Bogor. Apakah gubernur Jawa Barat atau ke DKI Jakarta.
 
"Belum pastikan juga setelah ini ke mana. Nanti dilihat saja," tuturnya.
 
 
Diketahui, Presiden Joko Widodo melantik Menteri dan Wakil Menteri untuk Kabinet Indonesia Maju Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2022-2024. Mereka yang dilantik sebagai menteri dalam reshuffle kedua Kabinet Indonesia Maju yakni Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).
 
Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti mengatakan, pengangkatan Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto dilakukan sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 64/B Tahun 2022 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri negara Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
 
Selain Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto, Presiden Jokowi juga menunjuk dan melantik tiga nama dalam posisi sebagai Wakil Menteri untuk Kabinet Indonesia Maju Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2022-2024.
 
 
Nanik membacakan, tiga nama yang diangkat sebagai wamen dilakukan berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24/M Tahun 2022 tentang pemberhentian dan pengangkatan wakil menteri negara Kabinet Indonesia Maju periode tahun 2019-2024.
 
Ketiga nama Wamen tersebut yakni John Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri, Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, dan Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dalam pelantikan sejumlah nama tersebut, turut hadir pimpinan partai politik pendukung pemerintah.
 
Seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
 
 
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan presiden perihal pengangkatan dan pemberhentian para menteri dan wakil menteri. Yang nantinya disusul kemudian dengan pengucapan sumpah jabatan dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Jokowi dan para hadirin.
 
Jokowi kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan menteri dan wakil menteri.
 
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," demikian petikan sumpah yang dibacakan Jokowi dan diikuti oleh pejabat yang dilantik.
 
 
Terpisah, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Bima Arya Sugiarto, adalah salah satu orang yang kerap disebut akan masuk kabinet jika ada reshuffle. Namun, Bima menampik jika namanya masuk dalam daftar kabinet baru Presiden Joko Widodo.
 


Editor : inilahkoran