Selain Urai Kemacetan di Puncak, Iwan Setiawan Berharap Kawasan Caringin Jadi Destinasi Wisata Baru
Pemerintah pusat diharapkan tidak hanya memikirkan masalah kemacetan di Puncak dengan membangun Jalan Tol Caringin Cianjur namun wisata
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Puncak - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan berharap pemerintah pusat tidak hanya memikirkan pembangunan ruas jalan baru, yaitu Jalan Tol Caringin Cianjur demi mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak.
Tetapi, Iwan Setiawan juga berharap pemerintah pusat turut memikirkan tumbuhnya destinasi baru di Kecamatan Caringin, Cigombong dan sekitarnya. Hingga wisatawan tidak hanya bernjung ke Kawasan Puncak (Kecamatan Cisarua, Megamendung dan Ciawi).
Sementara itu, pada akhir pekan lalu, Direktorat jenderal (Dirtjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR) dan Komisi V DPR-RI meninjau Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), mereka merencanakan pembangunan ruas Jalan Tol Caringin Cianjur demi mengurai kemacetan lalu lintaz kendaraan di Kawasan Puncak.
Baca Juga: Urai Macet di Puncak, Pemerintah Pusat Bakal Bangun Jalan Tol Caringin-Cianjur
"Warga ke Kawasan Puncak itu ingin berwisata, hingga yang dibutuhkan bukan hanya ruas Jalan Tol Caringin-Cianjur tetapi juga objek wisata baru di Kecamatan Caringin, Cigombong dan sekitarnya. Dengan adanya objek wisata baru ditempat-tempat tersebut, wisatawan bisa memilih. Apalagi, kecamatan-kecamatan tersebut masih berada dalam kawasan Gunung Gede Pangrango," kata Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Senin, 6 Juni 2022.
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menuturkan di Kecamatan Caringin, Cigombong dan Cijeruk. Pemkab Bogor bersama PT MNC Land Tbk sedang membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) Lido.
"Bersama PT MNC Land Tbk, kami sedang membangun destinasi atau objek wisata baru di LEK Lido, kami pun berharap pemerintah pusat turut serta dalam mensukseskan 'tumbuhnya' KEK Lido sebagai objek wisata hingga menjadi tujuan favorit para wisatawan," tutur Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.
Baca Juga: YJN Usulkan Penambahan Rest Area di Puncak Bogor Untuk Penataan Pedagang
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Slamet Mulyadi meminta pembangunan ruas Jalan Tol Caringin-Cianjur tidak merusak keasrian atau hijaunya Kawasan Puncak.
"Saya sih setuju dengan rencana pembangunan ruan Jalan Tol Caringin-Cianjur asalkan keasrian Kawasan Puncak tetap terjaga. Kalau akibat proyek pembangunan insfrastruktur jalan tersebut menebang 10.000 batang pohon, maka pihak yang melakukan pembangunan harus menanam 30.000 pohon pengganti," pinta Slamet Mulyadi.
Politisi PDI-Perjuangan tersebut melanjutkan KemenPU-PR harus berdiskusi dengan Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK, PT Perkebunan Nusantara VIII dan pihak perkebunan lainnya.
Baca Juga: Ternyata Ini Puncak Keridhoian Allah SWT, Ustadz Adi Hidayat Menyebut Hal Ini Dirasakan Sahabat Nabi
"Proyek pembangunan ruas Jalan Tol Caringin-Cianjur tersebut harus direncanakak oleh banyak pihak terkait, mau tak mau, selain akan menggusur pemukiman, perkebunan dan pertanian milik warga, proyek tersebut juga akan menggusur perkebunan milik PT. Perkebunan Nusantara VIII, lahan Perhutani ataupun lahan perkebunan milik swasta," lanjutnya. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


