Pembangunan Jembatan Otista, Pemkot Bogor Tunggu Bantuan Provinsi dan Pusat
Untuk pelebaran Jembatan Otista Pemmkot Bogor kembai mengusulkan bantuan keuangan kepada Pemprov Jabar dan pemerintah pusat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pemkot Bogor kembali mengusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk pembangunan Jembatan Otista, Kecamatan Bogor Tengah.
Terbaru Jembatan Otista ini akan dibangun baru dari awal dikarenakan kontruksi lama tidak memungkinkan dan Pemkot Bogor juga sudah membebaskan lahan milik warga yang terkena rencana pembangunan jembatan ini.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, kalau Jembatan Otista sudah pasti harus dilebarkan, ada enam bidang tanah yang telah dibebaskan oleh Pemkot Bogor.
Baca Juga: Pemkab Bogor Segera Benahi Jembatan Otista, Tahun Depan Revitalisasi Dimulai
"Tinggal kami tengah menunggu bantuan Provinsi Jawa Barat dan pusat. Kenapa?, marena pembangunan jembatan itu harus dibuat baru. Jadi bukan tambal sulam, dibongkar dan dibuat baru. Kontruksi jembatan lama sudah tidak memungkinkan, kalau pelebaran sudah pasti dilebarkan," ungkap Dedie A Rachim kepada INILAH pada Rabu 22 Juni 2022.
Dedie melanjutkan, sudah dibebaskan bidang-bidang nya, tinggal pelaksanaan teknisnya seperti apa. Sudah berkali-kali diusulkan ke Pemprov Jawa Barat dan sudah bicara ke pemerintah pusat.
"Tempo hari pernah diusulkan mengambil anggaran dari PEN tapi ini kan nilainya sangat besar kelihatannya juga harus multi year. Waktu itu tidak sempat diadminitrasikan untuk multi year dan kami upaya mencari solusi terbaik," terangnya.
Baca Juga: Begini Teknis Pelebaran Jembatan Otista Bogor
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan dan Kebinamargaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bogor, Dadan Hamdani memaparkan, untuk tahap saat ini sudah dilakukan pembongkaran diatas lahan hasil pembebasan tahun 2020 lalu dan tengah mengajukan bantuan untuk biaya pembangunan.
"Ya, sudah dibongkar dan tahapan nya sekarang mengajukan bantuan keuangan sebesar Rp52 miliar. Untuk nanti kesulitannya kan bagaimana penutupan jalan atau seperti apa," jelasnya.
Dadan menuturkan, setelah melaporkan ke Wali Kota Bogor Bima Arya, pihaknya diberikan saran oleh wali kota terakit pelabaran kanan 7 meter dan kiri 7 meter, tetapi saat ini masih dalam pembahasan.
Baca Juga: Akhir Februari, Pembebasan Lahan Jembatan Otista Rampung
"Begini, sudah ada dua desain, sudah siap desain semua tinggal mana yang mau diajukan. Keputusan di wali kota dan pertimbangan teknis tetap dinas menyampaikan ke pak wali. Kalau dahulu pelebaran hanya Rp40 miliar dan sekarang berada diangka Rp52 miliar," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


