Kabupaten Bogor Dapat Tambahan Jaringan Gas Bumi 21.508 Sambungan PGN
Layanan jaringan gas bumi PGN untuk rumah tangga di Kabupaten Bogor akan bertambah. Hingga akhir tahun ini akan menjadi 26.628 sambungan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Layanan jaringan gas bumi PGN untuk rumah tangga di Kabupaten Bogor akan terus bertambah. Jika saat ini jumlahnya sebanyak 5.120 sambungan, maka di akhir 2022 akan menjadi 26.628 sambungan.
"Tahun ini, Kabupaten Bogor akan mendapatkan tambahan jaringan gas bumi sebanyak 21.508 sambungan dari PGN (Perusahaan Gas Negara)," kata Kabag Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Bogor Budi Cahya Wiryadi kepada wartawan, Minggu 17 Juli 2022.
Dia menuturkan, jika 5.120 sambungan jaringan gas bumi sebelumnya meliputi warga Kecamatan Cibinong dan Bojonggede maka 21.508 sambungan tambahan dari PGN itu akan meliputi Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras Selama Dua Hari Berturut-turut, 11 Bencana Alam Terjadi di KBB
"Pemasangan jaringan gas bumi akan melebar ke Kecamatan Ciomas, sebelumnya baru terpasang di Kecamatan Cibinong dan Bojonggede," tuturnya.
Budi menerangkan, ke depan selain Kecamatan Cibinong, Bojonggede dan Ciomas, PGN juga akan memasang jaringan gas bumi di Kecamatan Sukaraja, Babakan Madang, Gunung Putri dan Citeureup.
"Rencana kedepan PGN, pemasangan jaringan gas bumi tersebar di enam kecamatan dan 57 desa ataupun kelurahan. Demi optimalisasi rencana tersebut, PGN akan membuka peluang kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU)," terangnya.
Baca Juga: Para Pedagang Basement Blok 1 Pasar Sehat Soreang Pertanyakan Inkonsistensi Aturan Pengelola
Ia menjelaskan, bahwa pemasangan jaringan gas bumi baru gratis atau tidak dikenakan biaya dengan catatan, panjang pipa gas dari meteran ke kompor tidak melebihi jarak sepanjang 15 meter.
"Semua masyarakat yang ingin pasang bafy jaringan gas bumi tidak dikenakan biaya, kecuali jarak pipa gas dari meteran ke kompor tidak melebihi jarak sepanjang 15 meter," jelasnya.
Baca Juga: Dilema Petani di Kabupaten Bandung: Pupuk Sulit dan Mahal, Tenaga Kerja pun Semakin Langka
Budi CW sapaan akrabnya menegaskan bahwa jaringan gas bumi sangat aman, dimana resiko ledak sangatlah kecil atau tidak lebih besar ledakannya, dari ledakan ban sepeda.
"Tekanan gas bumi sangat kecil, jangankan dibandingkan dengan tabung gas 3 dan 12 Kg, dengan ledakan ban sepeda aja, lebih kecil potensi ledakam gas bumi," tegas Budi. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


