Hasil Uji KIR Kendaraan di Bogor Kini Berupa Smart Card dan QR Code yang Sulit Dipalsukan

Hasil uji KIR di Bogor kini berupa Smart Card dan QR Code. Penggunaannya diyakini menghindari pemalsuan dan menekan kerugian negara.

Hasil Uji KIR Kendaraan di Bogor Kini Berupa Smart Card dan QR Code yang Sulit Dipalsukan
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan meluncurkan penggunaan bukti lulus uji KIR berbasis RFID yang dicanangkan Kementerian Perhubungan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor. Pemanfaatan Smart Card dan QR Code itu pun mencegah kerugian negara dari pemasukan biaya uji KIR.

INILAHKORAN, Bogor - Kini, hasil uji KIR kendaraan di Bogor berupa Smart Card dan QR Code. Penggunaannya diyakini menghindari pemalsuan dan menekan kerugian negara.

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan meluncurkan penggunaan bukti lulus uji KIR berbasis RFID yang dicanangkan Kementerian Perhubungan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor. Pemanfaatan Smart Card dan QR Code itu pun mencegah kerugian negara dari pemasukan biaya uji KIR.

Menurutnya, dengan sistem baru itu uji KIR di Bogor kini tidak hanya sebatas administratif saja. Namun, ada uji fisik kelayakan kendaraan. Keberadaan Smart Card dan QR Code itu akan berisi data yang dibutuhkan.

Baca Juga: MPLS 2022, Kadisdik Jabar Tegaskan Tidak Ada Perpeloncoan di Sekolah

"Dengan sistem baru, pelaksanaan uji KIR sekarang lebih komprehensif. Sistem ini juga membantu keselamatan penumpang karena terhindar dari kecelakaan lalu lintas," kata Iwan, Senin 18 Juli 2022.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Bogor Agus Ridho menambahkan dengan adanya Smart Card dan QR Code juga memudahkan petugas Dishub dan Sat Lantas Polres Bogor dalam tugas pemeriksanaan kelayakan kendaraan roda empat atau lebih, ataupun kendaraan niaga.

Baca Juga: Kecepatan Internet Desa Dikeluhkan, DPMD Kabupaten Cirebon Mengaku Anggaran Terbatas

"Hanya dengan melakukan scan Smart Card dan QR Code, petugas Dishub dan Sat Lantas Polres Bogor bisa memastikan apakah kendaraan tersebut lulus uji KIR atau tidaak. Sistem yang baru ini sulit dipalsukan dan tidak bisa dipindahkan ke kendaraan lain," ujarnya.

Dia menamabahkan, teknologi yang digunakan pun memungkinkan uji KIR di Bogot itu terkoneksi langsung dengan Kementerian Perhubungan. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran