Bupati Sumedang Tinjau Langsung Calon Siswa Sekolah Rakyat Cimanggung
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meninjau, langsung rumah calon siswa penerima manfaat program sekolah rakyat di Dusun Cibubuhan, Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung pada 1 Agustus 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Sumedang - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meninjau, langsung rumah calon siswa penerima manfaat program Sekolah rakyat di Dusun Cibubuhan, Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung pada 1 Agustus 2025.
Ia menyampaikan, kedatangannya bertujuan memastikan kesiapan anak-anak dari keluarga prasejahtera sebelum mengikuti kegiatan belajar di sekolah rakyat yang mulai berjalan Agustus 2025.
“Ada yang akan masuk SD, ada juga ke SMP. Kami ingin memastikan semuanya siap secara mental dan fisik,” kata Dony Ahmad Munir.
Empat calon siswa yang dikunjungi antara lain Naila Anggraeni, Nabila Nur Halimah, Bayu dan Arfan Al Fariq. Mereka berasal dari keluarga kategori desil 1 dan 2 yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kemiskinan tertinggi.
Tak hanya meninjau kesiapan anak, ia juga ingin melihat langsung kondisi rumah dan kehidupan keluarga para calon siswa. Ia mengatakan, pemerintah daerah akan memberikan perhatian lanjutan, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
“Kami ingin tahu apa saja bentuk bantuan tambahan yang dibutuhkan agar keluarga mereka bisa lebih sejahtera,” ucapnya.
Melalui program sekolah rakyat, seluruh kebutuhan siswa ditanggung pemerintah hingga lulus SMA. Termasuk makan, pakaian, perlengkapan sekolah serta laptop untuk jenjang SMP dan SMA.
“Ini program mulia dari Pak Presiden Prabowo. Pendidikan gratis dan berkualitas untuk keluarga miskin. Pemkab Sumedang mendukung sepenuhnya,” tegas dia.
Dalam kesempatan itu, Dony juga menerima laporan mengenai anak putus sekolah. Salah satunya adalah kakak dari calon siswa yang belum bisa melanjutkan ke SMP. Pihakanya langsung menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) menindaklanjuti kasus tersebut.
“Apakah bisa masuk sekolah negeri terdekat atau melalui Paket B. Yang jelas, semua anak harus sekolah. Pemerintah harus hadir,” tegasnya.
Selain pendidikan, ia turut menyoroti kondisi rumah tak layak huni milik keluarga penerima manfaat. Ia memastikan rumah-rumah tersebut akan segera diperbaiki.
“Kami tidak bisa tinggal diam. Ini tanggung jawab kami sebagai pemerintah,” ujar ia.
Pemkab Sumedang juga berencana mendata minat kerja orang tua siswa. Mereka akan diberi pelatihan di balai latihan kerja (BLK), berikut peralatan dan bantuan modal agar bisa mandiri.
Di akhir kunjungan, Dony mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung program sekolah rakyat. Ia menyebut, program ini bukan hanya soal pendidikan. Tapi juga berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
“Program ini memilikimultiplier effect terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandas dia.
Editor : Ahmad Sayuti
