Cek Gudang Pangan, Farhan Pastikan Tak Ada Penimbunan Beras dan Kedelai
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pangan, memastikan tidak terjadi penimbunan komoditas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pangan, memastikan tidak terjadi penimbunan komoditas di tengah kenaikan harga pangan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) tengah melakukan peninjauan ke sejumlah gudang penyimpanan bahan pangan.
"Yang pasti sekarang ini, dari Disdagin dan juga DKPP sedang melakukan peninjauan agar dipastikan tidak ada penimbunan di gudang-gudang bahan pangan khususnya beras premium dan kedelai," kata Farhan, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, kenaikan harga pangan saat ini menjadi perhatian serius. Karena Kota Bandung mencatat tingkat inflasi tertinggi di Jawa Barat yakni sebesar 0,3 persen. Tingginya permintaan bahan pangan dari warga maupun pengunjung, menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas.
Kondisi tersebut, sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan bisnis kuliner di Kota Bandung.
"Harga pangan saat ini memang menakutkan sekali. Karena Kota Bandung sekarang tingkat inflasinya tertinggi se Jawa Barat, yaitu 0,3 persen. Diakibatkan oleh permintaan yang sangat tinggi, baik dari warga maupun pengunjung," ucapnya.
Dia menilai, pertumbuhan sektor kuliner yang sedang berkembang pesat di Kota Bandung belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan pasokan dan distribusi bahan pangan yang memadai.
"Secara bisnis kuliner, Kota Bandung sekarang memang sedang tinggi-tingginya. Tapi rupanya tidak diimbangi dengan suplai yang cukup baik, khususnya untuk distribusi bahan pangan," ujar dia.
Mengatasi kondisi tersebut, Pemkot Bandung berupaya meningkatkan distribusi bahan pangan agar pasokan di pasar tetap terjaga dan harga dapat kembali stabil.
"Itu sebabnya kita akan memastikan agar distribusi bahan pangan bisa bertambah secara signifikan untuk menormalisasikan harga," ucapnya.
Selain melakukan pengawasan terhadap gudang penyimpanan, pihaknya juga menyiapkan sejumlah langkah menekan lonjakan harga pangan. Salah satunya, dengan memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan di pasar.
"Ada beberapa hal. Satu, memastikan distribusi dan suplai berjalan dengan lancar. Tidak ada kekurangan suplai dan tidak ada disrupsi distribusi," ujar dia.
Di sisi lain, pemerintah juga akan mempercepat penyaluran bantuan bahan pangan dan kebutuhan pokok kepada masyarakat menengah ke bawah guna menjaga daya beli warga di tengah kenaikan harga.
"Yang kedua, kita memastikan bahwa kita akan menyalurkan lebih banyak dan lebih cepat bantuan bahan pangan dan bahan pokok untuk masyarakat menengah ke bawah," tuturnya.
Farhan menambahkan, program bantuan tersebut saat ini telah disiapkan Dinas Sosial, DKPP dan Disdagin Kota Bandung dengan sebagian besar sumber bantuan berasal dari pemerintah pusat.
"Karena kebetulan sekarang dari Dinsos maupun DKPP dan Disdagin sudah punya programnya, dan sebagian besar menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat," tandas dia.***
Editor : JakaPermana

