Cirebon Kembali di Kepung Banjir, BPBD Waspada
untuk yang ke sekian kalinya setiap tahun, banjir kembali melanda Cirebon. Banjir kali ini, kembali kompak menerjang wilayah kota dan Kabupaten Cirebon pada Sabtu malam, 25 Januari 2025 sekitar pukul 20.00 WIB. Terpantau, di Kota Cirebon beberapa wilayah seperti jalan cipto, ampera raya, jalan pemuda, perumnas dan wilayah pesisir kembali terjang banjir yang cukup besar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - untuk yang ke sekian kalinya setiap tahun, banjir kembali melanda Cirebon. banjir kali ini, kembali kompak menerjang wilayah kota dan Kabupaten Cirebon pada Sabtu malam, 25 Januari 2025 sekitar pukul 20.00 WIB. Terpantau, di Kota Cirebon beberapa wilayah seperti jalan cipto, ampera raya, jalan pemuda, perumnas dan wilayah pesisir kembali terjang banjir yang cukup besar.
Beberapa kendaraan roda empat terjebak di jalan pemuda. Begitupun di jalan cipto, belasan kendaraan roda dua dan beberapa kendaraan roda empat, mogok. Hal itu karena ketinggian air, baik di jalan cipto dan jalan pemuda hampir mencapai satu meter. Imbasnya, ratusan rumah di hampir wilayah kota Cirebon terdam banjir.
Sementara laporan dari BPBD Kabupaten Cirebon menyebutkan, banjir terjadi di tiga Kecamatan, serta empat desa ikut terdampak. Kecamatan tersebut yaitu, Kedawung dan desa yang terdampak adalah Desa Sutawinangun. Saat itu, ketinggian air mencapai 150 cm.
Lalu Kecamatan Weru dan desa yang terdampak adalah Keratsari dan Desa Bodelor. Ketinggian airnya mencapai 50 cm. Sedangkan di Kecamatan Plered, kembali Desa Gamel di Blok Kauman ikut terendam banjir dan ketinggian air mencapai 60 cm.
"Dikecamatan Kedawung ada ribuan jiwa yang terdampak dan puluhan warga diungsikan. Tapi saat ini air sudah mulai surut namun petugas tetap waspada karena dikhawatirkan hujan kembali turun. Masalahnya cuaca masih mendung," aku Kepala BPBD Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, Minggu 26 Januari 2025.
Namun Deni belum bisa memprediksi kapan puncak hujan akan turun. Dirinya mengaku, Pemkab Cirebon dibantu seluruh lapisan masyarakat dan Forkopimda terus mewaspadai dampak banjir akibat hujan. Semua antisipasi sudah disiapkan termasuk sarana logistik. Namun dirinya berharap, meskipun hujan namun dampak banjir tidak separah tahun-tahun sebelumnya.
"Kami selalu siap siaga mencegah hal hal yang tidak diinginkan. Mudah mudahan tidak separah tahun lalu," akunya.
Sementara itu, salah seorang warga Kota Cirebon bernama Yanto mengaku kecewa dengan Pemkot Cirebon. Menurutnya, dari tahun ke tahun banjir disekitar jalan Cipto dan Pemuda tidak pernah bisa diatasi. Padahal, jelas salah satu penyebabnya karena sedimen dibeberapa ruas kali di kota Cirebon sudah sangat tinggi.
"Pemkot sepertinya tidak pernah ada solusi menangani masalah banjir. Sungai sungai tidak pernah di normalisasi. Ini seperti hal yang sudah lumrah. Tapi kami yang terkena imbasnya saat hujan turun," tukasnya. ***
Editor : JakaPermana


