Darurat Sampah Tinggal 5 Hari Lagi, Pj Gubernur Jabar Harap TPAS Sarimukti Sepenuhnya Padam
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin berharap, kebakaran sampah di TPAS Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dapat segera padam, mengingat penetapan darurat sampah tinggal lima hari lagi akan berakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin berharap, kebakaran sampah di TPAS Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dapat segera padam, mengingat penetapan darurat sampah tinggal lima hari lagi akan berakhir.
"Penanganan sampah ini periode darurat sampai 25 September. Ini terus diupayakan supaya terselesaikan dengan baik," ujarnya di Gedung Sate, Rabu 20 September 2023.
Dia menerangkan, sejauh ini pemadaman sudah mengalami kemajuan signifikan kendati belum sepenuhnya sempurna.
"Sarimukti sudah semakin baik untuk pemadamannya," imbuhnya.
Terlepas dari itu, meski nantinya kebakaran TPAS Sarimukti sudah sepenuhnya padam. Sampah dari empat wilayah seperti Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kota Bandung tetap belum secara optimal.
"Tapi walaupun padam, hanya 50 persen yang dikirimkan dari KBB, Kabupaten Bandung, Cimahi, Kota Bandung. Mereka harus berkomitmen untuk mengurangi dari awal," ucapnya.
Maka dari itu sambung dia, Pemprov Jabar melalui Plh Sekda Setiawan Wangsaatmaja akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kota/kabupaten Bandug Raya, khususnya Kota Bandung untuk mengimbau masyarakat mengurangi produksi sampah dan mengolah sendiri sampahnya, agar tidak seluruhnya dibuang ke TPAS Sarimukti.
"Dikoordinasikan dengan Pak Sekda (Setiawan Wangsaatmaja) dan juga Pak Pj Wali Kota Bandung (Bambang Tirtoyuliono), sudah menginstruksikan seluruh camat sampai lurah untuk mulai memilah sampah dari rumah," tuturnya.
Sementara mengenai kebakaran lain di TPA yang berada di daerah, Bey Triadi mengungkapkan bahwa mayoritas sudah berhasil ditangani oleh pemerintah kota/kabupaten masing-masing.
"(Tinggal) Cirebon, yang lain sudah teratasi," pungkasnya. (Yuliantono)
Editor : JakaPermana

