Datangi Gedung Pakuan Subuh-subuh, Ternyata Ini yang Dikatakan Taufik Hidayat
Sebelum diringkus polisi, Taufik Hidayat sempat datangi Gedung Pakuan jam 4 subuh. Ternyata ini kalimat putus asa yang dikatakan pelaku
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Misteri pelarian Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap wanita berinisial YTR, terus memunculkan fakta-fakta baru yang mencengangkan publik.
Sebelum akhirnya diringkus oleh Satgas Gabungan Polda Jawa Barat, residivis ini ternyata sempat melakukan pergerakan tak terduga di pusat Kota Bandung.
Secara mengejutkan, Taufik terdeteksi mendatangi Gedung Pakuan yang merupakan kediaman resmi Gubernur Jawa Barat pada dini hari sebelum penangkapannya.
Kesaksian dari pihak keamanan setempat pun menguak apa saja yang diucapkan oleh buronan tersebut.
Datang Menggunakan NMAX dan Menolak Buka Helm
Salah satu petugas keamanan di Gedung Pakuan mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa, 23 Juni 2026, tepat pukul 04.00 WIB. Saat fajar belum menyingsing, sebuah motor matik besar jenis Yamaha NMAX tiba-tiba berhenti di depan pos penjagaan.
Pengendaranya adalah seorang pria misterius yang menggunakan helm tertutup rapat dan enggan menyebutkan nama aslinya. Petugas sama sekali tidak menyadari bahwa sosok yang berdiri di hadapannya saat itu adalah buronan yang paling dicari se-Jawa Barat.
"Pas itu teh ga tau Pak Taufik ya taunya tamu, hari Selasa 23 Juni. Subuh-subuh datang ke Gedung Pakuan jam 4 subuh. Dia manggil dia pake motor NMAX pake helm," ujar petugas keamanan tersebut.
Ternyata Ini yang Dikatakan Taufik Hidayat kepada Petugas
Bukannya melakukan tindakan kriminal di tempat, pria misterius yang belakangan dipastikan sebagai Taufik Hidayat itu justru melontarkan kalimat bernada putus asa dan frustrasi.
Kepada petugas yang berjaga, ia mengaku sedang didera tumpukan masalah yang sangat berat. Menariknya, ia secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk dijebloskan ke dalam jeruji besi, meskipun enggan membeberkan dosa apa yang telah ia perbuat.
"Bilangnya 'saya lagi banyak masalah, mau dipenjara, ga tau permasalahannya apa', sama saya tuh diarahkan ke Gedung Sate abis itu dia berangkat lagi, dia ga ngaku Taufik Hidayat," lanjut sang petugas membeberkan ucapan pelaku.
Mendengar pengakuan janggal dari tamu subuh tersebut, petugas keamanan Gedung Pakuan yang mengira pria itu adalah warga biasa yang ingin mengajukan pengaduan formal, langsung mengarahkannya untuk menuju Kompleks Gedung Sate. Tanpa banyak bicara, Taufik langsung memacu kembali motor NMAX miliknya.
Editor : Firda Rachmawati

