Dedi Mulyadi Janji, Bakal Urus Warga Terdampak Penutupan Tambang Parung Panjang, Tidak Sebatas Pemberian Kompensasi Rp3 Juta
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji, bakal mengurus warga terdampak penutupan tambang Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji, bakal mengurus warga terdampak penutupan tambang parung panjang, Kabupaten Bogor.
Perhatian Pemprov Jabar kata Dedi, tidak hanya sebatas pemberian kompensasi sebesar Rp3 juta selama tiga bulan, bagi warga terdampak penutupan sementara tambang Parung Panjang.
"Nanti ada kepastiannya, tenang aja. Setiap yang saya lakukan pasti ada kepastiannya," ujar Dedi di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 6 November 2025.
Dia melanjutkan, kemungkinan terburuk solusi bagi warga terdampak penutupan tambang Parung Panjang adalah merekrut mereka menjadi tenaga kebersihan Pemprov Jabar.
"Baik tenaga kebersihan jalan maupun kerja di PSDA. Yang berikutnya, mereka dimasukin ke sistem pekerjaan kita yang berjalan hari ini proyek pemerintah banyak banget hari ini. Triliunan, puluhan triliun," ucapnya.
Dedi memastikan, keuntungan yang akan didapat warga terdampak jauh lebih baik ketimbang mereka masih berkutat di tambang.
"Selama ini mereka hanya dapat maksimal Rp50 ribu sehari. Sopir itu hanya Rp80 ribu. Jadi sebenarnya, diberi kompensasi Rp3 juta per bulan, wah sudah luar biasa itu sudah di atas kebiasaan mereka mendapatkan," katanya.
Ini membuktikan lanjut Dedi, bahwa selama ini tambang tidak memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Artinya di situ menunjukkan bahwa tambang itu tidak membuat rakyat sejahtera. Hanya membuat beberapa orang yang kaya raya," tandasnya.***
Editor : JakaPermana
