Dedi Mulyadi Minta Pemkot Bandung Naikkan Anggaran Infrastruktur Jalan 3 Kali Lipat, Ini Targetnya...
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bandung di Gedung Sate, Senin 22 Desember 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bandung di Gedung Sate, Senin 22 Desember 2025.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut pihaknya mengupas mengenai penggunaan anggaran Kota Bandung.
"Sehingga tadi saya mulai mengarahkan beberapa fokus yang harus terjadi perubahan di Kota Bandung," ujar Dedi.
Pertama, pihaknya meminta agar anggaran infrastruktur jalan ditambah. Dia ingin, anggaran jalan Kota Bandung dinaikkan hingga tiga kali lipat dari saat ini.
"Yang pertama anggaran jalannya harus meningkat. Saya minta tadi tiga kali lipat dari alokasi yang sudah ada sekarang. Sekarang kan Rp135 (miliar). Harapan saya, 300 lebih," ucapnya.
Targetnya, kemantapan jalan Kota Bandung selesai 100 persen dalam dua tahun.
"Sehingga jalan Kota Bandung dalam dua tahun ke depan itu mulus semuanya," harapnya.
Selain itu, pihaknya juga agar anggaran penerangan jalan umum (PJU) juga ditambah, guna memastikan seluruh jalan di Kota Bandung terang benderang.
"Yang kedua, penerangan jalan umum. Kita harapkan, dia butuh sekitar Rp400 miliar lebih, kalau pengin terang semuanya. Kalau dua tahun, Rp200 (miliar). Saya harapkan sih di tahun ini bisa Rp400 miliar," katanya.
Tidak hanya itu, Pemprov Jabar juga meminta drainase ditingkatkan serta tenaga kebersihan ditambah. Terlebih secara penghasilan, tenaga kebersihan Kota Bandung sudah terbilang mumpuni.
"Nah, nanti anggarannya akan kita dorong agar Pemkot menganggarkan itu," ujarnya.
Pemprov Jabar imbuh Dedi, juga mendorong pengelolaan sampah, dengan memassifkan pemilahan samaph di masyarakat, guna mengurangi beban sampah Kota Bandung.
"Terus yang berikutnya adalah tadi pengelolaan sampah. Kalau truknya sudah relatif cukup tetapi pengelolaan. Jadi mesin pengelola, masyarakat yang menjadi pemilah sampah yang disampaikan oleh wali kota, nanti harus teranggarkan karena kemarin Rp96 miliar itu belum teranggarkan," ucapnya.
Dia berharap, 2026 Pemkot Bandung sudah bisa menganggarkan guna mengurai masalah di Kota Bandung.
"Nah, nanti berdasarkan evaluasi provinsi Rp96 miliar itu harus dianggarkan. Sehingga Kota Bandung 2026 itu nanti kota yang bersih tertata dan berbunga," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


