Dedi Mulyadi Tegaskan Komitmen Pemprov Jabar Lindungi Pekerja Seni dan Budaya, Lewat Asuransi Ketenagakerjaan
Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh pekerja seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh pekerja seni dan budaya.
Bahkan Pemprov Jabar, kata Dedi Mulyadi, turut memberikan perlindungan bagi pekerja seni dan budaya sebagai pekerja informal, lewat asuransi ketenagakerjaan.
Di mana pada 2025 ini, Pemprov Jabar mengalokasikan Rp25 miliar untuk asuransi ketenagakerjaan satu juta pekerja informal, yang didalamnya adalah pekerja seni dan budaya.
Selaras dengan semangat Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), melalui gelaran Bakti Negeri Pelaku Seni dan Budaya.
"Ini salah satu rangkaian, bagaimana kita melakukan sinergi. Jadi, komitmen Jabar untuk pekerja informal, juga menjadi komitmen yang sama dari Menko PMK yang menangani tentang itu dan kita kan sudah berjalan mulai bulan ini," ujar Dedi dalam Kegiatan Bakti Negeri Pelaku Seni dan Budaya, yang dirangkaikan dengan acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi 29 di Plaza Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 7 November 2025.
Pada asuransi ketenagakerjaan ini kata dia, Pemprov Jabar bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota, dalam pembiayaannya.
"Kita membayarkan jaminan 500 ribu oleh provinsi, 500 ribu oleh Pemkot dan Pemkab secara bersama. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak lagi, sehingga Jawa Barat rakyatnya terlindung," ucapnya.
Sementara Menko PMK Pratikno mengapresiasi Pemprov Jabar, yang mengalokasikan anggarannya untuk pekerja informal seperti pelaku seni dan budaya.
Pratikno melanjutkan, kolaborasi bersama semua pihak seperti Kementerian PMK, Kementerian Kebudayaan, Pemprov Jabar, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan lainnya sangat dibutuhkan, dalam mendukung ekosistem pelaku seni dan budaya.
"Ini bagian dari upaya kita untuk dari kami. Dari sisi kesehatan tentu saja dan sosial, kemudian juga dari sisi apresiasi dan dukungan fasilitasi kepada pelaku seni dan budaya. Terima kasih kepada Pemprov Jabar, menjadi Pemprov pertama yang mengalokasikan anggaran dukungan untuk para pelaku seni dan budaya," ujar Pratikno.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan pihaknya terus berupaya mendukung penuh pelaku seni dan budaya. Mulai dari sumber daya manusia (SDM), hingga sarana prasarana.
"Sebagaimana amanat konstitusi kita, Pasal 32 ayat 1. Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia ini menjadi tanggungjawab kita semua. Kita harapkan, akan semakin banyak pelaku seni dan budaya terbantu, terdukung," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


