Dihadiri Presiden Imajiner, Open House 4 Presiden DCDC 'Pecah' dengan Gelak Tawa
Gelak tawa ramaikan open house 4 Presiden DCDC yang digelar kantin the nation Panas Dalam pada Jumat malam di Kota Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Acara open house 4 Presiden DCDC 'pecah' di Kantin Nation The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat, 3 Juni 2022 malam.
Itu dibuktikan dari reaksi coklat friends yang hadir langsung ke acara open house 4 Presiden DCDC. Mereka dibuat tertawa terbahak-bahak.
Pasalnya, 4 Presiden DCDC imajiner seperti Man Jasad dari Republik Gaban, Budi Dalton dari Negara Republik Pacantel, Imam Besar Pidi Baiq dari Negara Republik The Panas Dalam dan DR. Zastrouw dari Republik Jalanan serta dipandu oleh Eddi Brokoli dan Ayushi mengeluarkan banyolannya dengan ciri khasnya masing-masing.
Dalam forum tersebut, pembahasan pertama dimulai dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Pidi Baiq merasa kenaikan harga itu merupakan hal yang bagus di negaranya. Sebab omset para pengusaha menjadi baik.
Baca Juga: The Panas Dalam Bank Diadili, Pidi Baiq Jadi Sorotan
"Minyak goreng juga naik juga tidak apa-apa saya mah. Karena kolesterol saya tinggi, jadi tidak makan goreng-gorengan, saya pilih rebus karena saya pro Megawati," kata Pidi Baiq.
Setelah itu, keempat para Presiden DCDC ini ditantang untuk melakukan challenge menyanyikan lagu yang dipilih dari beberapa kartu yang diberikan Eddi Brokoli. Kesempatan pertama diberikan kepada Man Jasad.
Presiden dari Republik Gaban itu mendapatkan kartu untuk menyanyikan lagu tenda biru yang dipopulerkan oleh Desy Ratnasari. Tentu, hal itu mengundang gelak tawa para Coklat Friends lantaran Man Jasad tidak kenal baik dengan lagu tersebut.
Baca Juga: Cerita Manis DCDC Ngabuburit di Kampus Ikopin jadi Penutup Rangkaian Djarum Coklat Dot Com
Suasana acara open house 4 Presiden DCDC semakin pecah setelah Pidi Baiq mendapatkan kesempatan untuk menyanyikan lagu Chrisye berjudul Cintaku. Presiden dari Negara Republik The Panas Dalam ini menyanyikannya sembari loncat kesana kemari.
Sementara Zastrouw dari Republik Jalanan mendapatkan kesempatan untuk menyanyikan lagu Iwa K berjudul bebas dan terakhir Budi Dalton mendapatkan lagu Inikah Cinta dari ME Voice.
Menariknya, lagu yang dinyanyikan Budi Dalton ini diiringi tiga dancer. Sehingga membuat para Coklat Friends semakin terhibur.
Baca Juga: DCDC Ngabuburit Tebar Kebahagiaan, Tingkatkan Imun dengan Suguhan Live Music Hingga Vaksin Booster
Acara open house 4 Presiden DCDC semakin seru setelah Presiden Balada Iksan Skuter juga mendapatkan challenge untuk menyanyikan lagu Reza Artamevia berjudul Berharap tak Berpisah.
Setelah itu, Iksan Skuter menyanyikan lagu miliknya berjudul Partai Anjing, Sahabat Lama, Bapak, Pulang, Doakan Ayah, Shankara dan Bingung.
Maksud dan tujuan kembalinya 4 Presiden ini kembali berkumpul untuk meredakan semua kegaduhan dari mulai naiknya harga minyak goreng dan di ikuti naiknya harga BBM, banyak munculnya crazy rich yang dicurigai menjalankan praktek bisnis penipuan, nilai pajak yang dinaikan dan berbagai isu sensitif lainnya.
Baca Juga: DCDC Ngabuburit di Uninus Bawa Kebahagiaan
Masing-masing dari Presiden sudah menyepakati untuk melakukan kampanye pesan ‘Djangan Berisik, Tetap Tenang Kita Menang’ dimasing-masing negara. Harapannya agar segala persoalan yang muncul bisa disikapi dengan penuh ketenangan. Melalui ketenangan diharapkan bisa didapatkan solusi yang tepat.
"Saya pikir kalau hal-hal baik, kalau suara keras tidak ada merasa berisik. Tapi hal-hal buruk meskipun pelan itu terasa berisik. Makannya jangan berisik, mari ngomong yang baik. Kalau ngomong baik mah keras juga gak apa-apa," kata Pidi Baiq.
Pidi Baiq pun meminta untuk tenang terutama dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Jangan panik, jangan terlalu cemas, agar seluruh permasalahan bisa teratasi.
"Bagaimana mau menyelesaikan masalah kalau diri kita tidak bisa tenang," tambahnya.
Baca Juga: Feel Koplo Bangga Diadili di DCDC Pengadilan Musik
Terkait mengenai animo Coklat Friends, Pidi Baiq memberikan apresiasinya. Menurutnya, kehadiran mereka merupakan bagian dari acara open house 4 Presiden DCDC.
"Saya pikir mereka sudah menjadi bagian. Kami sudah menjadi bagian mereka dan mereka bagian dari kami. Ketika mereka ada, kami ada. Ketika ada kami, mereka ada. Jadi maksudnya kalau gada acara ini, ngapain mereka kumpul-kumpul," pungkasnya.
Konsep dari 4 Presiden dari awal memang mengusung konsep parodi ala DCDC namun tetap mengusung isu-isu serius yang terjadi di keseharian masyarakat. Sesuatu yang serius kadang harus disampaikan dengan cara-cara parodi untuk bisa menyentuh titik kesadaran.
Tokoh dari 4 Presiden paham betul bahwa tugasnya adalah menyampaikan sesuatu yang serius. Akan tetapi mereka harus rela untuk ditertawakan sebagai bagian dari konsep hiburan yang mencerdaskan ala DCDC.(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


